Beranda / Uncategorized / Terbukti, James Riady Bos Lippo Group Adalah Seorang "Misionaris"

Terbukti, James Riady Bos Lippo Group Adalah Seorang "Misionaris"

kasurau – Pernyataan Fauzi Bahar yang meminta pembuktian atas kebenaran James Riady adalah seorang “misionaris” menarik minat kasuaru.com untuk mencari kebenaran tersebut.

Hasil penelusuran kasurau.com di dunia maya, didapatkan hasil dari wikipedia Indonesia tentang James Riady sebagai berikut :

“James Riady, (lahir 1957 di Jakarta) adalah wakil ketua Grup Lippo, konglomerat besar di Indonesia. Dia adalah orang Tionghoa-Indonesia, dan juga anak Mochtar Riady, pendiri Grup Lippo. Grup Lippo baru-baru ini menandatangani perjanjian dengan Khazanah dari Malaysia untuk melepaskan saham mayoritas di Bank Lippo. Karena dia baru saja masuk kristen evangelis, James saat ini memfokuskan diri pada studi teologi.”
Penjelasan singkat tentang James Riady dari Wikipedia cukup jelas, bahwa beliau baru saja masuk Kristen Evangelis dan sedang mefokuskan diri pada studi teologi.

Yang menarik adalah ketika masuk pada pembahasan apa itu Kristen Evangelis dan studi teologi.

Jika kita telusuri kembali di Wikipedia apa itu Kristen Evangelis maka kita akan mendapatkan jawaban sebagai berikut :

“Evangelikalisme adalah istilah yang biasanya merujuk kepada praktik-praktik dan tradisi-tradisi keagamaan yang terdapat dalam agama Kristen Protestan konservatif. Evangelikalisme dicirikan oleh penekanan pada penginjilan, pengalaman pertobatan secara pribadi, iman yang berorientasi pada Alkitab dan keyakinan tentang relevansi iman Kristen pada masalah-masalah kebudayaan. Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, Gereja-gereja, orang-orang, dan gerakan-gerakan sosial Protestan telah sering dicap evangelikal yang dibedakan dari liberalisme Protestan.”
 
Yang menarik dan memperjelas status “misionaris” seorang James Riady adalah pada pembahasan ini. “Evangelikalisme dicirikan oleh penekanan pada penginjilan…”, makna “penginjilan” di sini jika kita kembali menelusuri di Wikipedia maka kita akan mendapatkan pengertian “Penginjilan (atau evangelisme) mengacu pada praktik menyampaikan informasi tentang set tertentu dari kepercayaan kepada orang lain yang tidak memegang keyakinan itu. Istilah ini sering digunakan dalam hubungannya dengan kekristenan. Orang Kristen yang mengkhususkan diri dalam penginjilan dikenal sebagai penginjil apakah mereka berada di komunitas asal mereka atau hidup sebagai misionaris di lapangan. Beberapa tradisi Kristen menganggap penginjil berada dalam posisi kepemimpinan, mereka dapat ditemukan berkhotbah kepada pertemuan besar atau dalam peran pemerintahan. Kelompok-kelompok Kristen yang secara aktif mendorong penginjilan kadang-kadang dikenal sebagai penginjilan atau penginjil. Tulisan suci tidak menggunakan kata penginjilan, tetapi penginjil digunakan dalam Kisah Para Rasul 21:08, Efesus 4:11, dan 2 Timotius 4:5.”

Baca :   Wamen Kemendiknas : Penurunan Rektor ISI Membuat Saya Malu Sebagai Orang Minang

Dari penjelasan tentang arti “penginjilan” tersebut, jelaslah bahwa James Riady adalah seorang “misionaris” kirsten dimana memiliki tugas untuk menyampaikan dan mengajak orang lain yang tidak memegang keyakinan tersebut.

Kemudian kita bahas pengertian “teologi” pada pembahasan sebelumnya di atas. Kembali dari Wikipedia, kasurau.com menemukan penjelasan tentang “teologi” sebagai berikut :

“Teologi adalah wacana yang berdasarkan nalar mengenai agama, spiritualitas dan Tuhan. Dengan demikian, teologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan beragama. Teologi meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan. Para teolog berupaya menggunakan analisis dan argumen-argumen rasional untuk mendiskusikan, menafsirkan dan mengajar dalam salah satu bidang dari topik-topik agama. Teologi memampukan seseorang untuk lebih memahami tradisi keagamaannya sendiri ataupun tradisi keagamaan lainnya, menolong membuat perbandingan antara berbagai tradisi, melestarikan, memperbaharui suatu tradisi tertentu, menolong penyebaran suatu tradisi, menerapkan sumber-sumber dari suatu tradisi dalam suatu situasi atau kebutuhan masa kini, atau untuk berbagai alasan lainnya.”

Pemaknaan “teologi” di atas semakin membuktikan seorang James Riady yang berperan sebagai “misionaris” bagi agama Kristen.Hal ini terang saja membuat penolakan dari masyarakat Minang yang memegang teguh filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (fgz)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Aksi Rakyat Palestina Selama Ramadhan

serambiMINANG.com – Infopalestina: Bulan Ramadhan adalah Bulan Barokah, begitulah orang umat Islam  menyebutnya. Mereka bergembira …

Tinggalkan Balasan