Beranda / Uncategorized / Kesepakatan Mahasiswa Minang-Mesir, Sayangkan Rekomendasi DPRD Padang Terkait Siloam

Kesepakatan Mahasiswa Minang-Mesir, Sayangkan Rekomendasi DPRD Padang Terkait Siloam

kasurau – Rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Padang pada James T Riady untuk membangun kerajaan bisnis Lippo Group-nya mendapatkan banyak kecaman dari masyarakat minang yang sangat kenal dengan nilai-nilai “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. Kecamanan terhadap tindakan DPRD Padang ini tidak hanya berasal dari ranah minang saja, tapi juga dari luar negri.

Kesepakatan Mahasiswa Minang-Mesir (KMM) sangat menyayangkan rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Padang pada Lippo Group. Posisi Padang yang sangat strategis seharusnya bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai minang “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”.

“Saya sangat menyayangkan keputusan anggota DPRD Padang yang telah mengizinkan berdirinya SILOAM di kota Padang.Hal ini karena mengingat Kota padang merupakan kota penting di Sumatera Barat yang harus selalu berada di Garda terdepan dalam menjaga “Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. kata Jasri Waldi, Ketua KMM saat di hubungi Kasurau.com

Selanjutnya Jasri Waldi menambahkan bahwa, sikap DPRD Padang ini memperjelas bahwa mereka tidak mendengarkan aspirasi dari MUI, Ormas-Ormas Islam dan tokoh-tokoh masyarakat yang merupakan perpanjangan tangan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Seharusnya Para wakil rakyat mendengarkan aspirasi masyarakat yang mereka wakili di parlemen. ketika masyarakat menolak untuk didirikannya Proyek kontroversi ini, maka anggota DPRD harusnya mendengarkan aspirasi mereka, bukan yang lain. Apalagi dalam hal ini MUI dan ormas islam juga telah menyatakan menolak. kasus ini semakin memperkuat kesimpulan bahwa Banyak wakil rakyat saat ini yang tidak lagi mendengarkan aspirasi masyarakat dan tidak mau mendengarkan Nasehat ulama.” tambah Jasri Waldi.

Baca :   Beginilah Akhlak di Dalam Islam

Sebelumnya MUI, Ormas Islam, dan tokoh-tokoh masyarakat telah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan DPRD Padang dan DPRD berjanji menolak investasi yang dilakukan oleh James T Riady yang seorang kristen avengalis di Padang. Tapi justru DPRD Padang, menusuk ummat islam dari belakang dengan memberikan rekomendasi kepada Lippo Group untuk berinvestasi di Padang, setelah sebelumnya proses rekomendasi ini dilakukan melalui voting di DPRD Padang (12/11), menghasilkan 21 suara setuju, 6 suara menolak dan 1 suara abstain. Dalam proses voting ini, hanya fraksi PKS yang tegas menolak, sedangkan partai Demokrat, Golkar, PDI, PAN, Gerindra, Hanura, PPP, PBB . (faguza/kasurau)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Aksi Rakyat Palestina Selama Ramadhan

serambiMINANG.com – Infopalestina: Bulan Ramadhan adalah Bulan Barokah, begitulah orang umat Islam  menyebutnya. Mereka bergembira …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: