Beranda / Uncategorized / Gubenur Sumbar Rela SPPD Dipotong Untuk Naikkan Tunjangan PNS 100% Di 2014

Gubenur Sumbar Rela SPPD Dipotong Untuk Naikkan Tunjangan PNS 100% Di 2014

KASURAU – Tunjangan daerah (Tunda) PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat naik 100 persen. Anggaran diambilkan dari SPPD yang dipotong sebesar 50 persen. Usulannya ditampung dalam APBD 2014. Kabar itu ibarat angin surga bagi PNS.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, kepada wartawan Jumat (3/1) membenarkan rencana kenaikan tunjangan daerah itu.

Tambahan tunjangan diambil dari efisiensi penggunaan SPPD, yang jumlahnya mencapai 50 persen. Jika tak ada kendala, usulan kenaikan tunda itu bisa direalisasikan usai pengesahan APBD 2014.

Terpisah, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumbar, Onzukrisno, mengatakan gubernur telah mewanti-wanti setiap PNS di jajarannya agar selalu disiplin dan meningkatkan kinerja. Bagi mereka yang memiliki kinerja bagus, akan mendapatkan reward.

Sedangkan yang tidak taat, akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku, baik Pergub maupun PP No.53 tahun 2010, tentang Disiplin PNS.

“Pemberian tunjangan itu dikaitkan dengan kinerja setiap PNS. Hanya PNS yang memiliki kinerja baik yang mendapatkan Tunda sepenuhnya. Penilaiannya tetap mengacu pada aturan yang berlaku,” terang Onzu.

Sementara, kenaikan tunjangan daerah itu disambut gembira PNS di lingkungan Pemprov. Seperti yang diungkapkan Rafilus.

“Alhamdulillah, kalau memang Tunja kami naik 100 persen tahun ini. Dana tersebut akan saya gunakan untuk pendidikan anak-anak,” kata Rafilus.

Baca :   Bolehkah Menikahi Wanita Yang Hamil Duluan Dari Perzinaan Dengan Orang Lain dan Keharmonisan Rumah Tangga

Kenaikan Tunjangan Daerah, sangat berarti bagi Rafilus dan rekan-rekannya, mengingat makin tingginya biaya hidup dari waktu ke waktu.

Kegembiraan juga diungkapkan Syamsu Rizal, pegawai pemprov lainnya.

“Kami sudah mendengar rencana kenaikan Tunda itu. Tapi entah kapan direalisasikan, karena APBD 2014 masih dalam pembahasan. Tapi, kami berharap hal itu dapat terwujud,” terang Syam surizal.

Dikatakan, biasanya setiap bulan dia menerima tunda sebesar Rp763.000. Jika naik 100 persen, maka tentu dia menerima dua kali lipat dari biasanya. Uang itu tentunya bisa menutupi biaya hidup sehari-hari, karena saat ini sejumlah barang kebutuhan pokok harganya sudah merangkak naik. Terakhir, gas elpiji 12 kg naik pula.

Hal yang sama juga diungkapkan PNS lainnya, Mun. Dia mengaku baru mendengar kabar tersebut. Jika memang benar, maka hal itu bagaikan mimpi baginya. Kenaikan tunda memang sangat diharapkannya.

Biasanya, Mun menerima tunda setiap bulan Rp741. 000. Jika tunda dinaikkan, maka dia menerima tunda dua kali lipat. Uang itu akan dioptimalkan untuk biaya sekolah dan kuliah 4 orang anaknya.

“Saya baru dengar berita itu. Jika benar, tentu saya gembira. Kabar itu bagaikan mimpi,” ujar Mun. (singgalang)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Irwan Prayitno Tegas Tolak Bakar Lilin Untuk Ahok di SUMBAR

serambiMINANG.com – Irwan Prayitno tegas tolak aksi bakar lilin untuk ahok di SUMBAR. Dalam cuitannya …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: