Beranda / Uncategorized / Kejujuran Versus Kebohongan

Kejujuran Versus Kebohongan

KASURAU – Dalam hubungan sesama manusia, kejujuran merupakan satu sikap dan sifat yang sangat penting sebab kejujuran ini akan berimplikasi baik terhadap prilaku dan juga produk atau pengaruh dari prilaku itu sendiri. Karena itulah Rasulullah SAW menekankan kepada kita semua agar berlaku jujur dalam semua hal baik jujur terhadap dirinya sendiri lebih-lebih jujur terhadap orang lain.

Sebaliknya dusta atau kebohongan atau melakukan sesuatu atau sikap dan sifat yang dapat merusak tata hubungan antar manusia itu sendiri. Lebih-lebih kalau kebohongan itu menyangkut publik atau dapat merugikan orang banyak maka implikasi dari pengaruh kebohongan itu sendiri akan sangat luas, karena itu keburukannya pun akan sangat luas.

Oleh karena itu Rasulullah SAW menekankan kepada umatnya agar menjauhi sifat dusta atau bohong, Lebih-lebih kalau kebohongan itu menyangkut kebohongan publik dimana efek buruknya bukan saja akan menimpa pada orang per orang tetapi juga akan menimpa masyarakat secara keseluruhan.

Dalam kehidupan kita terutama dalam pentas kehidupan politik modern, saat ini kebohongan telah menjadi semacam ciri dari kehebatan politik modern, bahkan beberapa kalangan justru kebohongan sengaja ditutup-tutupi untuk memperjuangkan cita-cita atau ambisi kekuasaannya. Maka akibatnya tidak dapat dipungkiri akan dapat melahirkan berbagai macam bencana yang dapat merusak tata kehidupan sosial suatu bangsa atau bahkan juga tata kehidupan sosial ummat manusia.

Sebab kebohongan ini berupaya mewujudkan sesuatu yang sebenarnya tidak wujud atau yang sebenarnya harus wujud atau ada justru dengan kebohongan itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak ada. Demikian pula misalnya kebohongan itu akan dapat berimplikasi pada penjungkirbalikan nilai-nilai dimana yang haq dianggap sebagai kebathilan dan kebathilan dianggap sesuatu yang haq. Karena itu kebohongan merupakan sesuatu yang mutlak harus dihindari oleh setiap diri kita terutama ketika kita berinteraksi dengan sesama manusia.

Baca :   Irwan Prayitno dan Mahyeldi Kompak Safari Ramadhan Pertama Bersama

Kebalikan dari itu kejujuran adalah sesuatu yang harus kita tegakkan, karena implikasi dari kejujuran itu akan mengakibatkan kebaikan. Rasulullah SAW pernah menyatakan bahwa kejujuran akan membawa kepada kebaikan sedangkan kebaikan akan mengantarkan manusia ke surga. Sedangkan kebohongan atau dusta akan menimbulkan keburukkan sedangkan keburukkan akan mengantarkan manusia ke neraka.

Dalam kehidupan modern, dimana ditemukannya teknologi informasi, sesuatu dapat dijungkirbalikan sedemikian rupa maka kemudian faktor kejujuran yang ada dihati manusia menjadi sangat penting. Artinya ketika kehidupan kita didominasi oleh teknologi-teknologi informasi yang bisa memanifulasi dan membohongi apa saja maka ketika itulah justru kejujuran menempati posisinya yang sangat penting.

Ikhwah fillah, jika dalam kehidupan modern ini kejujuran tidak ada pada diri individu manusia maka segala kebohongan akan bisa ditampilkan dengan tampilan yang sangat mempesona sehingga melahirkan paradok-paradok yang implikasinya sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.

Abu Ridho


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Awas ! Ini Tanda – Tanda Jin Menyukai Anda

SerambiMINANG.com -Jin merupakan mahluk Allah dan mereka juga hampir sama dengan kita walaupun berada di …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: