Beranda / Uncategorized / Alhamdulillah, Jalur Dua By Pass Bulan April Mulai Dibangun

Alhamdulillah, Jalur Dua By Pass Bulan April Mulai Dibangun

KASURAU – Harapan warga Kota Padang untuk menikmati jalan jalur dua Bypass dari jembatan layang Duku hingga Pelabuhan Teluk Bayur, segera terwujud.

Diperkirakan awal April nanthi, pengerjaan pembangunan jalan tersebut dimulai. Pasalnya, persetujuan pengerjaan pembangunan jalan tersebut sudah ditandatangani pihak Korea Selatan dengan pemenang lelang PT Kyer Yong dan PT Yala PA Jo.

Dimulainya pengerjaan jalur dua Bypass ini akan diresmikan Gubernur Sumbar Irwan Prayit­no. “Sekarang tinggal persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum. Diperkirakan dalam tiga hari ini persetujuan tersebut sudah ke luar,” kata Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional II Maruasas Panjaitan kepada Padang Ekspres, kemarin.

Persetujuan Menteri PU, kata Maruasas, mengacu pada Peraturan Presiden No 70/2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Pada Pasal 8 menyebutkan setiap kontrak proyek Rp 100 miliar harus ada persetujuan Menteri PU. Sementara proyek ini menelan dana Rp 350 milar. “Apalagi, pekerjaan jalur dua Bypass sudah tertunda beberapa kali. Ini akan mempercepat turunnya persetujuan menteri,” kata mantan Kepala BBPJN Jayapura tersebut.

Maruasas menyebutkan pe­kerjaan proyek jalur dua Bypass dilakukan awal April dan ditar­getkan awal April 2016 tuntas. Meliputi jalan sepanjang 22 KM dari simpang Lubuk­begalung ke Fly Over Duku dengan aspal hotmix. Kemudian 5 KM dari simpang Lubeg sampai Pam­pangan, Teluk Bayur dengan as­pal beton. “Kenapa harus be­ton. Jalan ini cepat hancur, karena truk muatan berat sering lewat mem­bawa muatan ke Pelabuhan Teluk Bayur. Guna mengantisipasi tidak cepat han­cur, maka diran­cang pakai jalan beton,” ungkapnya.

Baca :   Bercandalah Sewajarnya

Selain pelebaran jalan juga akan dibangun 9 jembatan pan­jang pendek dan sederhana, mulai dari Teluk Bayur. “Jem­batan itu di antaranya, Jemba­tan Ampalu dan jembatan di atas rel kereta api, jembatan Batang Arau, jembatan Kuranji, Jem­batan Airdingin, Jembatan Be­limbing, jembatan Kadis 1 dan Kadis 2,” sebutnya.

Pembebasan Lahan

Soal pembebasan lahan yang sempat menuai polemik karena tidak tuntasnya kon­solidasi ta­nah, Kepala Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah II M Radhi Kasim mengatakan, saat ini ting­gal 83 bangunan liar yang belum dibongkar. Dia me­minta sebe­lum dimulai peker­jaan awal April 2014, bangunan itu sudah dibongkar. Rincian, sebanyak 73 bangunan liar di Kuranji, 8 di Kototangah, dan 3 di Pauh.

“Setidaknya 61 bidang ta­nah di Kuranji bisa dituntaskan se­belum peresmian pemba­ngu­nan jalur dua jalan Bypass oleh Pemko Padang. Ini agar tidak terjadi permasalahan di lapa­ngan,” harap Radhi.

Sementara itu, Pj Wali Kota Padang Erizal bersama jajaran­nya menyanggupi untuk me­nye­lesaikan masalah itu. Agar tidak ada masalah lagi yang bisa meng­ganggu dimulainya pem­bangunan jalan jalur dua Bypass. Sebanyak 83 bangunan liar yang berdiri pada rencana jalur dua secepatnya akan di­ter­tibkan.

“Kalau pun ada gugatan ke pengadilan, apa pun putusan pengadilan nanti dipatuhi oleh Pemko Padang. Terpenting ja­lur dua jalan Bypass bisa dilak­sa­nakan secepatnya,” tegas Erizal.

(padek)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Irwan Prayitno Tegas Tolak Bakar Lilin Untuk Ahok di SUMBAR

serambiMINANG.com – Irwan Prayitno tegas tolak aksi bakar lilin untuk ahok di SUMBAR. Dalam cuitannya …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: