Beranda / Uncategorized / Pembangunan Jalan Tol Sumbar Batal, Diganti Dengan Jalan Bebas Hambatan

Pembangunan Jalan Tol Sumbar Batal, Diganti Dengan Jalan Bebas Hambatan

sumber : padek

KASURAU – Rencana pemba­ngunan jalan tol di Sumatera Barat, batal dikerjakan. Meski demikian, pembangunan jalan di lokasi tersebut tetap dilanjutkan, namun tidak lagi bersatus jalan tol tetapi jalan bebas hambatan nontol.

Pembangunan jalan tol ini sudah lama diutarakan, namun tak kunjung terealiasasi. Bahkan ketika gubernur se-Sumatera mengadakan rakor tentang pembangunan jalan tol, presiden masih belum menyetujui pembangunan jalan ini.

“Kami menyebutnya dengan jalan bebas hambatan nontol. Artinya model pengoperasian jalan ini tetap seperti tol, meski tidak berstatus jalan tol. Pembangunan jalan tol tidak bisa wujudkan karena belum keluarnya perse­tujuan presiden,” terang Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Suprapto, Rabu (12/3) kepada wartawan.

Disebutkannya, alasan tidak jadinya pembangunan tol ini, karena tidak akan mengun­tungkan. Selain itu, ketika terjadi kerugian, tidak jelas pihak mana yang harus bertanggung jawab. Karena itu, dijadikalah jalan ini model tol tapi bukan tol.

Suprapto menyebutkan, pem­ba­ngunan jalan dari Sicincin-Duku hingga Bypass Padang sepanjang 27 km akan meman­faatkan dana APBD dan APBN tahun ini.

“Di APBD kita siapkan dana sekitar Rp20 miliar dan APBN sekitar Rp100 miliar. Targetnya dalam tiga tahun pembangunan jalan ini selesai. Pembangunan akan dimulai pada September atau Oktober tahun ini,” terang Suprapto.

Baca :   HOMEOSTASIS VS HIJRAH

Untuk memulai pembangunan jalan, pemerintah harus menye­lesaikan terlebih dahulu pembe­basan lahan. Kemudian barulah dimulai proses tender.

Rencana jalan tol di Sumbar itu disebut-sebut sebagai salah satu jalan akses ke sistem Trans Sumatera. Di masa Gubernur Gamawan Fauzi gagasan itu bahkan dianggap oleh Wapres Jusuf Kalla (ketika itu) sebagai rencana yang tidak prospektif dan belum dimungkinkan. Tetapi pada masa pemerin­tahan Guber­nur Irwan Pra­yitno, gagasan itu bergulir lagi. Bahkan didu­kung oleh Meneg BUMN yang membuka pe­luang bahwa daerah boleh ikut share memba­ngun ja­lan tol. Jadi tidak melulu di­s­e­rahkan ke PT Jasa Marga saja.

Di Sumbar sendiri, rencana pem­bangunan jalan tol mendapat tan­tangan dari anggota dewan. Pa­da waktu itu anggota Komisi III DPRD Sumbar M Nurnas me­nyebut, rencana jalan tol tidak ma­suk dalam RPJMD Sumbar 2010-2015. Tidak hanya  itu, apa­kah jalan tol di Sumbar ini bisa me­nguntungkan juga men­jadi per­tanyaan sejumlah dewan.

(haluan)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Aksi Rakyat Palestina Selama Ramadhan

serambiMINANG.com – Infopalestina: Bulan Ramadhan adalah Bulan Barokah, begitulah orang umat Islam  menyebutnya. Mereka bergembira …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: