Beranda / Uncategorized / Membiasakan Kebaikan Sejak Dini

Membiasakan Kebaikan Sejak Dini

KASURAU – Melakukan ketaatan itu bila tidak dibiasakan semenjak usia muda tidak akan mungkin bisa dilakukan dengan mudah ketika sudah tua.

Barangkali kita berfikir, bila seseorang sudah berumur 70 tahun ke atas dia akan banyak beribadah dan jauh dari maksiat secara otomatis. Karena nafsunya sudah berkurang, badan sudah lemah dan kematian sudah dekat.

Tapi bila kita lihat kenyataan, banyak orang yang sudah tua tapi kecintaannya kepada dunia lebih dari pada anak remaja ABG.

Setahun yang lalu di depan dan belakang rumah saya ada “maqha” atau cafe tempat menghisap sisa, main domino, kartu dan gaple. Sampai hari ini tempat itu masih seperti itu. Kebanyakan yang duduk di sana justru orang-orang tua 60-70an ke atas.

Tanpa malu-malu di siang Ramadhan mereka makan dan minum. Waktu shalat jum’at mereka tidak bergeming dari tempatnya.

Benar sekali sabda Rasulullah: “Orang yang sudah sampai umurnya 40 tahun, kebaikannya belum mengalahkan kejahatannya, maka bersiap-siaplah ia mengambil kapling di neraka”.

Baca :   Tifatul Ajak Warga Sumbar Ramaikan Masjid

Artinya: Kalau usia sudah lewat 40 tahun, tapi masih juga terbiasa dengan maksiat, kecil harapan dia akan berubah menjadi baik sampai kematian datang menjelang. Dengan demikian berarti ia sudah mempersiapkan tempat tinggal abadinya di neraka.

Bila di sore bulan Ramadhan orang-orang ngabuburit dengan melakukan hal-hal yang santai untuk menunggu datangnya waktu Maghrib, sepertinya orang-orang tua yang “tidak mengenal akhirat”, yang dalam bahasa al Qur’an “tidak berharap bertemu dengan Tuhannya” seolah-olah melakukan ngabuburit dengan perbuatan sia-sia untuk menunggu datangnya Malaikat Maut. Na’udzubillah min dzalik.

Supaya hal seperti itu tidak terjadi pada diri kita, para anak muda harus mengadakan program perbaikan diri untuk menghadapi umur 40 tahun. Sebelum apa yang ada pada dirinya mengkristal, sudah paten, tidak bisa dirubah lagi. Biasakan taat dan membuka hati menerima nasehat serta wejangan. Agar jiwa ini selalu siap diperbaiki sampai umur kapanpun.

Ya Allah, tunjuki kami ke jalan yang lurus.


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Awas ! Ini Tanda – Tanda Jin Menyukai Anda

SerambiMINANG.com -Jin merupakan mahluk Allah dan mereka juga hampir sama dengan kita walaupun berada di …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: