Beranda / Uncategorized / 2 Kafe Maksiat di Bukit Lampu, Padang Dibakar Warga

2 Kafe Maksiat di Bukit Lampu, Padang Dibakar Warga

KASURAU – Kawasan Bukit Lampu Kecamatan Lubukbegalung (Lubeg), Kota Padang, Senin (9/6) malam, mencekam. Puluhan warga setempat membakar dua unit kafe dan satu unit rumah di kawasan perbatasan Lubeg-Bungus Telukkabung, tepatnya 200 meter dari mercusuar itu.

Informasi yang berhasil dihimpun Padang Ekspres dari sejumlah sumber di tempat kejadian peristiwa (TKP), kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 22.30. Berawal ketika puluhan warga mendatangi lokasi karena mengaku resah melihat maraknya praktik prostitusi di area kafe tersebut.

Awalnya aksi berjalan damai, namun akhirnya suasana memanas setelah warga diduga diprovokasi warga lainnya. Warga yang sudah termakan provokasi, lalu melemparkan bom molotov ke rumah milik Supmale, 50, dan dua kafe milik Eri,42.

Petugas kepolisian yang berada di lokasi, tak bisa berbuat apa-apa karena kalah jumlah. Akibatnya, kedua kafe dan rumah tersebut ludes dimamah si jago merah dan rata dengan tanah.

Petugas pemadam kebakaran berjumlah 20 orang personel plus dua unit mobil damkar yang datang ke lokasi, tak bisa berbuat apa-apa akibat situasi makin tak terkendali. Akibatnya, pertugas damkar ini terpaksa balik ke markas.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Padang Edi Asri mengakui bahwa petugasnya tak bisa mencapai lokasi akibat situasi semakin memanas. “Kita sudah terjunkan dua mobil pemadam kebakaran bersama 20 personel, tapi tidak bisa sampai ke lokasi kejadian. Sebab, ada info dari Kabag Ops Polresta Padang, jika petugas kami tidak bisa masuk ke lokasi lantaran massa ingin membakar kafe lainnya,” katanya.

Baca :   Dua Rasa Cinta (Catatan Kecil Anak Mahyeldi Ansharullah, Walikota PadangTerpilih)

Alhasil, tambah Edi, sekitar pukul 01.30, petugas Damkar kembali ditarik ke markas. “Ketiga bangunan itu ludes terbakar. Kita taksir kerugian mencapai Rp 75 juta. Saat itu, kepolisian juga datang untuk mengamankan lokasi,” tuturnya.

Aksi massa ini baru berhasil dihentikan setelah personel kepolisian berdatangan ke lokasi. Petugas pun terpaksa menembakkan senjata api ke udara untuk meredakan situasi. Sebanyak dua orang warga yang diduga provokator ditahan polisi untuk dimintai keterangannya.

Menurut Kapolres Kota Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana, aksi pembakaran ini sebetulnya hanya diawali oleh sengketa lahan, antara korban dengan familinya.

Namun akibat diprovokasi pihak lain, situasi pun menjadi tak terkendali dan terjadilah pembakaran tersebut. “Aksi ini sejak awal merupakan persoalan keluarga, dan ini hanyalah persoalan internal keluarga mereka. Diduga akibat diprovokasi, terjadilah pembakaran. Dua orang warga yang diduga provokator, terpaksa kita amankan untuk dimintai keterangannya,” ungkapnya.

(padek)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Aksi Rakyat Palestina Selama Ramadhan

serambiMINANG.com – Infopalestina: Bulan Ramadhan adalah Bulan Barokah, begitulah orang umat Islam  menyebutnya. Mereka bergembira …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: