Beranda / Uncategorized / Para Lelaki, Bacalah Ini Sebelum Kamu Meminang Para Wanita

Para Lelaki, Bacalah Ini Sebelum Kamu Meminang Para Wanita

KASURAU – Tak sedikit para lelaki yang kemudian mengajukan pinangan hanya dengan melihat sesaat atau secara kasat mata saja wanita yang akan dipinangnya. Sehingga tak sedikitpula diantara mereka yang tak menemukan kelanggengan dalam melangsungkan pernikahan.

Dalam buku “Tuntunan Lengkap Pernikahan Disertai Tuntunan Nabi SAW dalam Masalah Seks yang tulis oleh Abu Ishaq Al Huwaini Al Atsari dan ibnul Qayyim Al Jauziyyah” menasehati para lelaki agar dapat memperhatikan hal-hal berikut sebelum terlanjur mengajukan pinangan kepada para wanita.

1. Wanita Yang Dipinang Adalah Wanita Yang Salihah

 
Begitu banyak godaan yang datang dari para wanita yang akan dipinang oleh para lelaki. Karena kecantikannya, kekayaannya, keturunannya dan lain sebagainya. Namun demikian Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist :

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka carilah wanita yang mempunyai agama, jika tidak engkau akan celaka.” (HR Bukhari, Muslim)

Memilih wanita yang memiliki agama yang baik adalah sebuah nikmat yang tiada tara yang diberikan oleh Allah SWT. Karena mereka adalah barang berharga dan sangat langka di atas dunia. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW menyebutkan “Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang salihah.” ((HR. Muslim)

2. Wanita Tersebut Masih Gadis Namun Tetap Dibolehkan Menikahi Seorang Janda

Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW berkata:

Dari Jabir ra, ia berkata: “Rasulullah SAW bertanya kepadaku: “Apakah engkau telah menikah?” Aku menjawab: “Ya.”

Beliau bersabda: “Dengan siapa?” Aku berkata: “Dengan Fulanah bintu Fulan, seorang janda yang tinggal di Madinah.” Beliau bersabda: “Mengapa engkau tidak memilih seorang gadis yang engkau dapat bersenang-senang dengannya, demikian pula dia dapat bersenang-senang denganmu, serta engkau dapat membuatnya tertawa dan diapun dapat membuatmu tertawa?” Aku berkata; “Ya Rasulullah, sesungguhnya aku mempunya adik perempuan yang masih kecil, sehingga aku kurang suka mendatangkan kepada mereka wanita yang sebaya dengan mereka. Dan ini lebih mengunmpulkan urusanku (yakni aku dapat bersenang-senang dengannya dan adikku dapat diasuh olehnya). Beliau berkata: “Engkau telah benar dan terbimbing.” (HR. Bukhari)

Baca :   Isi Waktu Luang Dengan Berbuat

Dalam hadist ini Rasulullah SAW sangat menganjurkan agar wanita akan dilakukan dipilih untuk dipinang adalah seorang gadis namun demikian jika karena sesuatu hal maka diperkenannya untuk meminang seorang janda.

3. Memilih Wanita Yang Walud (Subur) dan Penyayang

Menikahi wanita yang subur dan penyayang tentunya bukan tanpa alasan. Dalam sebuah hadist Rasulullah saw menyampaikan pentingnya akan hal ini.

Kawinilah wanita-wanita yang penyayang lagi subur, sesungguhnya aku akan berbangga-bangga dengan banyaknya (jumlah) kalian.” (HR. An Nasai)

Lalu bagaimana cara melihat wanita yang akan dipinang itu seorang subur atau tidak tidak? Cara sedehana dalam melihat hal ini dengan cara melihat kepada ibu dan saudara wanitanya. Lalu bagaimana melihat seorang wanita tersebut penyayang? Secara sederhana lihatlah bagaimana pergaulannya dengan saudara-sudara wanitanya atau dengan anak-anak perempuan yang ada disekitarnya.

4. Mengajukan Pinangan Kepada Walinya

Setelah kita mengikuti langkah-langkah di atas, maka jangan lupakan dan yang paling utama adalah mengajukan pinangan kepada wali dari wanita yang akan pinang. Karena pernikahan yang sah adalah pernikahan yang direstui oleh wali dari si wanita.

Hal ini sesuai dengan Hadist Rasulullah SAW “Wanita manapun yang menikah tanpa izin dari walinya, maka pernikahannya batil… batil… batil….” (HR. Abu Dawud)

Dalam hadist tersebut Rasulullah SAW sampai menyebut kata “Bathil” sampai dengan 3 kali. Berarti bahwa hal ini sangatlah ditekankan oleh Rasulullah SAW dlaam melakukan pinangan. Dan tentunya ini menjadi perhatian kita bersama, apalagi pasangan yang justru melakukan “pacaran” sebelum dilangsungkannya pinangan dimana ketika wali dari si wanita menolak pinangan si laki-laki maka mereka memilih menikah tanpa ada ijin dari wali tersebut. Naudzubillah.

Demikianlah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pinangan. Semoga menjadi perhatian kita bersama dan menjadi nasehat bagi kita bahwa pernikahan bukan hal yang main-main sekedar menyatukan cinta atau mengikat hati diantara 2 manusia. Tapi menikah adalah syariat islam yang juga menjamin keberlangsungan islam itu sendiri dalam bingkai keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah.

Wallahualam

Abu Faguza Abdullah


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Awas ! Ini Tanda – Tanda Jin Menyukai Anda

SerambiMINANG.com -Jin merupakan mahluk Allah dan mereka juga hampir sama dengan kita walaupun berada di …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: