Beranda / Uncategorized / Wahai Para Lelaki, Lakukanlah Ini Ketika Pertama Kali Bertemu Pengantin Wanita Mu

Wahai Para Lelaki, Lakukanlah Ini Ketika Pertama Kali Bertemu Pengantin Wanita Mu

KASURAU – Pernikahan yang penuh barokah adalah ketika dilaksanakan dengan memenuhi syariat-syariat yang telah ditetapkan oleh Allah SWt dan sunnah-sunnah Rasulullah SAW. Begitupula dalam hal memperlakukan wanita yang dinikahi. Rasulullah SAW adalah teladan yang sangat baik dalam hal ini, apalagi ketika pertama kali bertemu dengan mempelai wanita, Rasulullah SAW menjadi mempelai pria teromantis yang pernah ada.

Apa saja sunnah-sunnah ketika pertama kali bertemu dengan mempelai wanita yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW?

1. Bersikap Lemah Lembut Kepada Pengantin Wanita

Bersikap lemah lembut ketika pertama kali bertemu dengan pengantin wanita ternyata menjadi sunnah Rasulullah SAW, sedangkan dalam kondisi hari ini banyak para lelaki begitu menjaga imejnya ketika bertemu pengantin wanita.

Hal ini sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW pada Aisyah  dengan begitu romantisnya.

Dari Asma’ binti Yazid As-Sakan, ia berkata:

“Sesungguhnya aku menghias Aisyah untuk Rasulullah, kemudian aku datangi beliau dan aku panggil agar beliau memuka (penutup wajahnya,red). Lalu beliau datang dan duduk disampingnya. Selanjutnya didatangkan sebuah gelas yang berisi susu lalu beliau meminumnya, kemudian diberikan kepada mempelai wanita (yaitu Aisyah). Ia menundukkan kepalanya dan tersipu malu.” Asma’ berkata: “Aku katakan kepadanya: “Ambillah gelas itu dari tangan Rasulullah.” Lalu Ia mengambilnya dan meminumnya sedikit.” (HR.Ahmad)

Begitu lembut dan Romantisnya Rasulullah saw dalam memperlakukan Aisyah yang merupakan pengantin wanita. Lalu bagaimana pengantin pria dan wanita hari ini, masihkah melakukan hal demikian?

2. Letakkan Tangan Mu di Atas Kepala Pengantin Wanita dan Kemudian Doakanlah Dia

Setelah bersikap lemah lembut ketika pertama kali bertemu, masih ada tahapan selanjutnya. Eits… Sabarlah wahai para lelaki, saatnya akan tiba.

Dalam sebuah hadist Rasulullah menyampaikan agar pengantin pria ketika menikahi seorang wanita agar memegang kepalanya dan kemudian mendoakan pengantin wanita tersebut.

“Apabila salah seorang di antara kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang budak, hendaklah dia memegang ubun-ubunnya (wanita atau budak-red), dan menyebut nama Allah SWT dan mendoakan keberkahan, dan hendaklah dia berkata:

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang telah Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang telah Engkau ciptakan padanya.” (HR. Bukhari)

3. Shalat Dua Rakaat Bersama Istri

Hal ini sudah sangat jarang dilakukan oleh pengantin pria dan wanita ketika mereka larut dalam kebahagiaan perniakahan. Padahal dalam tahapan-tahapan ini penuh dengan doa atau permohonan kepada Allah SWT agar samara bersama dalam lingkup pernikahan.

Tentang hal ini, Syaikh Al Bani mengatakan: “Riwayat ini dinukilkan dari salaf.” Diantaranya adalah hadist Abu Said maula Abi Usaid, ia berkata: “Aku telah menikah, sedangkan aku seorang budak. Lalu aku mengundang beberapa orang sahabat Nabi SAW, diantaranya Ibnu Mas’ud, Abu Dzar dan Hudzaifah.” Ia 9Abu Said) berkata: “Setelah dikumandangkan iqamat untuk shalat, lalu Abu Dzar maju ke depan (untuk menjadi imam.” Mereka berkata: “Engkau (yang lebih berhak menjadi imam).” Abu Said berkata: “Begitukah?” Mereka berkata: “Ya.” Abu Said berkata: “Maka aku meaju ke depan, padahal aku seorang budak.” Kemudian mereka mengajariku seraya berkata: “Jika engkau masuk kepada istrimu, shalatlah dua rakaat. Kemudian mintalah kepada Allah kebaikan dari apa yang telah masuk kepadamu, dan berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya. setelah itu, urusannya di tanganmu dan istrimu.”

4. Jangan Lupa Gosok Gigi

Baca :   Janganlah Kau Buat Sengsara Orang Lain Dengan Membuang Waktunya

Hal sederhana ini, ternyata begitu diperhatikan oleh Rasulullah SAW. Dari Syraih bin Hani, ia berkata: “Aku berkata kepada Aisyah: “Dengan apakah Rasulullah SAW mengawali apabila hendak masuk ke dalam rumahnya?” Beliau menjawab: “Dengan bersiwak.” (HR. Muslim)

Hal sederhana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW jika direnungkan maka akan ditemukan manfaat bersar di dalamnya. Bagaimana seorang suami selalu menuntut sang istri untuk dapat tampil cantik dihadapannya, sementara dia sendiri melupakan hak dari istri yang juga berhak mendapatkan seorang suami yang layak dan tampil bersih dihadapannya.

5. Sebelum Behubungan Suami-Istri, Jangan Lupa Untuk Berdoa

Yang udah nikah, udah pada doa belum? He… Hubungan suami istri (jima) ternyata dalam islam bukanlah sekedar berhubungan seks belaka. Tanpa ba bi bu langsung melakukannya. Walaupun kita menginginkan keturunan dari hubungan tersebut, ternyata berdoa sebelum melakukan jima ternyata ikut menentukan kualitas dari hasil hubungan itu sendiri.

Namu, sangat disayangkan hal ini justru sangat sedikit sekali disyiarkan oleh para alim atau ustadz.  Sehingga banyak pengantin pria dan wanita tak memahami hal ini.

Doa yang diajarkan oleh Rasulullah saw adalah sebagai berikut:

سْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

(Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa)

Artinya : “Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari syetan, dan jauhkan syetan agar tidak mengganggu apa (anak) yang Engkau rezekikan kepada kami”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Doa ini dibaca sebelum melakukan jima diantara keduanya. Dalam hadist lain Rasulullah SAW menyebutkan manfaat dari membaca doa ini sebelum melakukan jima.

“Sesungguhnya ketika salah seorang dari kalian (sebelum) mendatangi (menyetubuhi) istrinya berdoa “Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa” lalu Allah mengkaruniakan anak, maka ia (anak itu) tidak akan dibahayakan oleh syaitan.” (HR. Bukhari)

Demikianlah pembahasan sederhana kita dalam hal ini untuk para lelaki. Hal ini mengajarkan kepada kita bagaimana kita dapat menghargai dan memuliakan seorang wanita yang telah menjadi pasangan hidup kita mulai pertama kali bertemu dengannya hingga kemudian Allah SWT memisahkannya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, dan kita dijauhkan dari perbuatan syaitan yang dapat menjerumuskan kita pada kesesatan.

Wallahualam

Abu Faguza Abdullah
Disarikan dari “Tuntunan Lengkap Pernikahan Disertai Tuntunan Nabi SAW dalam Masalah Seks oleh Abu Ishaq Al Huwaini Al Atsari dan ibnul Qayyim Al Jauziyyah”


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Awas ! Ini Tanda – Tanda Jin Menyukai Anda

SerambiMINANG.com -Jin merupakan mahluk Allah dan mereka juga hampir sama dengan kita walaupun berada di …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: