Beranda / Uncategorized / Lucunya Wahyu Iramana, Kritik Izin Padang Landmark Padahal Dahulu Beri Rekomendasi Siloam Dilokasi Yang Sama

Lucunya Wahyu Iramana, Kritik Izin Padang Landmark Padahal Dahulu Beri Rekomendasi Siloam Dilokasi Yang Sama

Lucunya Wahyu Iramana, Kritik Izin Padang Landmark Padahal Dahulu Beri Rekomendasi Siloam Dilokasi Yang Sama

KaSURAU -Wahyu Irmana yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang mengkritik kebijakan pemerintahan Mahyeldi-Emzalmi yang akan membangun proyek Padang Landmar dilokasi dimana dahulunya merupakan tempat akan dibangunnya rumah sakit siloam yang mendapat penolakan keras dari masyarakat Sumatera Barat.

Sebagaimana dikutip dari harianhaluan.com, Wahyu Irmana menyampaikan supaya Pemko Padang meninjau ulang izin pem­bangunan Padang Land­mark di kawasan Jl Khatib Sulaiman, Padang. Pasalnya proyek Padang Landmark yang terdiri dari hotel dan mall sudah lama diduga melanggar Rencana Tata Ruang  Wilayah (RTRW) Kota Padang.

“Dulu Pak Mahyeldi saat pencalonan Pilkada turut menolak rencana pemba­ngunan Lippo Superblok. Kini proyek itu menjelma menjadi Padang Landmark. Saya sangat yakin, kalau semua tetap konsisten, proyek tersebut bertentangan dengan Perda Kota Padang No. 4 Tahun 2012 seba­gaimana yang ramai diri­butkan selama ini,” kata Wahyu, Selasa (16/12) sebagaimana dikutip dari harianhaluan.com.

Wahyu juga menambahkan bahwa izin Padang Landmar diduga melanggar Perda RTRWjadi sebaiknya Pemko Padang meninjau ulang izin Padang Landmark. Selain melanggar Perda RTRW, kawasan Jl Khatib Sulaiman adalah jalur padat, sehingga sangat berpotensi memperparah kemacetan di kawasan tersebut.

“Di simpang tersebut kan juga ada rumah makan. Baru hanya rumah makan saja macetnya cukup parah, apalagi jika dibangun pula mall dan hotel di kawasan tersebut,” tambah politisi Partai Golkar itu.

Pernyataan dari Wahyu Iramana ini justru dianggap lucu oleh sebagian masyarakat. Karena dulunya Wahyu Iramana yang juga merupakan ketua DPD Partai Golkar justru memberikan rekomendasi untuk pembangunan Rumah Sakit Siloam dan juga mall yang merupakan proyek dari misionaris James T Riady.

Baca :   Innalillahi, Mahasiswi Al Azhar Asal Minang Meninggal Dunia Saat Dirampok

“Pak Wahyu ini lucu, dulu memberikan rekomendasi rumah sakit siloam, sekarang ketika berubah jadi Padang Landmark malahan mengkritik dan mengatakan bahwa ijinnya bermasalah. Jadi kita yang di masyarakat ini bingung, dulu pak Wahyu itu setuju dalam rangka apa dan sekarang menolak juga dalam rangka apa?” ujar Fajri, masyarakat padang saat ditanyai oleh KASURAU.com.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dulu DPRD Padang melakukan voting dalam hal pembahasan proyek pembangunan Rumah Sakit Siloam dan juga mall.  Dari hasil voting tersebut didapatkan hasil 21 suara setuju jika proyek Siloam dilanjutkan, 6 suara tidak setuju dan 1 suara abstain.

Wahyu Iramana yang pada waktu tersebut juga mencalonkan diri menjadi Walikota Padang ikut menandatangi penolakan pembangunan proyek Siloam namun ketika kalah dalam pilkada Padang, sikap Wahyu Iraman sebagai ketua DPD Partai Golkar juga berubah dimana pada saat voting seluruh anggota fraksi Golkar justru setuju proyek siloam dilanjutkan. (Jelasnya silahkan baca : Golkar Bikin Bingung Ummat Islam, Tegas Tolak Siloam, Tapi Berikan Rekomendasi Investasi dan Wahyu Iramana, Dulu Tolak Siloam, Kalah Pilkada Padang, Berbalik Terima Siloam )

(kasurau)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Aksi Rakyat Palestina Selama Ramadhan

serambiMINANG.com – Infopalestina: Bulan Ramadhan adalah Bulan Barokah, begitulah orang umat Islam  menyebutnya. Mereka bergembira …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: