Beranda / Berita / Ashin Wirathu Fitnah Umat Islam Rohingya Pemerkosa Wanita Myanmar

Ashin Wirathu Fitnah Umat Islam Rohingya Pemerkosa Wanita Myanmar

Ashin Wiratuhu Fitnah Umat Islam Rohingya Pemerkosa Wanita Myanmar

SerambiMINANG.com – Ashin Wirathu adalah biksu Buddha asal Myanmar yang disoroti dunia internasional karena disebut-sebut sebagai orang yang menyebarluaskan kebencian pada kelompok muslim. Propaganda Ashin difokuskan pada muslim Rohingya yang akhirnya memaksa mereka terusir dari negeri sendiri.

BBC Myanmar menyebutkan pesan propaganda Wirathu disebarkan melalui media sosial seperti YouTube dan Facebook. Saat Tempo mengakses laman Facebook Wirathu, Ahad, 24 Mei 2015, pengikut biksu ini mencapai 39 ribu akun. Laman tersebut banyak berisi foto-foto kegiatan keagamaan yang dia pimpin.

Dia disebut BBC sebagai biksu Buddha paling radikal yang gemar menyebarkan kebencian terhadap kaum muslim dengan mengatakan kelompok minoritas itu akan menguasai negara. Dalam laporannya, BBC mengatakan Wirathu mulai terkenal sejak ikut dalam gerakan nasionalis antimuslim 969 pada 2001.

Wirathu dihukum penjara selama 25 tahun pada 2003. Namun pada 2010 dia dibebaskan bersama beberapa tahanan politik lain. Keluar dari penjara, Wirathu semakin menggencarkan propagandanya. Dia membagikan video di Internet yang menyuarakan peringatan antimuslim.

“Muslim menyerang gadis Myanmar tak bersalah, memperkosa mereka,” katanya dalam salah satu videonya. Wirathu juga dengan terbuka menyatakan bangga bila disebut pemeluk Buddha radikal. Kampanye Wirathu bahkan didukung pemerintah Myanmar karena menyuarakan pendapat mayoritas.

Dua bocah imigran Rohingya, merebut air minum dari ibunya saat tiba di pelabuhan desa Julok di Kuta Binje, Aceh, 20 Mei 2015. Ratusan Rohingya dari Bangladesh dan Myanmar kembali mendarat di Aceh usai ditemukan terapung oleh nelayan setempat. REUTERS

Baca :   Paket Kebijakan Ekonomi Ketiga ini Tingkatnya ‘Nendang’

Wirathu juga pernah masuk halaman muka majalah internasional Time pada Juli 2013. Judul yang diambil Time adalah “The Face of Buddhist Terror?” atau “Inikah Wajah Teror Buddha?”

Dalam khotbahnya, Wirathu sering menjadikan komunitas muslim di Myanmar, khususnya Rohingya, sebagai target. “Dia memimpin gerakan yang mendesak Muslim Rohingya dipindahkan ke negara dunia ketiga,” demikian dikutip dari BBC. Biksu ini menyalahkan muslim atas pertikaian yang terjadi di Myanmar.

Pemerintah Myanmar menyebut muslim Rohingya sebagai kelompok imigran ilegal asal Bangladesh dan menolak memberi mereka kewarganegaraan walaupun kelompok tersebut telah mendiami wilayah kedaulatan Myanmar selama puluhan tahun lampau. Mayoritas penduduk Myanmar atau sekitar 60 juta orang adalah pemeluk Buddha.

Kampanye Wirathu dipercaya menyebabkan ratusan orang Rohingya tewas dan belasan ribu lainnya harus meninggalkan daerah mereka. Awal tahun ini, sedikitnya 2.500 pengungsi Rohingya menumpang kapal perdagangan manusia menyeberangi Laut Benggala. Mereka akhirnya terdampar di Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam kondisi mengenaskan.

sumber: tempo


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

MasyaAllah, Sedang Shalat Muslim Rohingya Dilempari Batu Oleh Polisi dan Tentara Myanmar

serambiMINANG.c0m – Polisi dan Tentara Pengawal Perbatasan (BGP) melempari Muslim Rohingya yang sedang shalat berjamaah …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: