Beranda / Uncategorized / Hasil Otopsi Sebutkan Mahasiswa Unand Bunuh Diri Bukan Penganiayaan

Hasil Otopsi Sebutkan Mahasiswa Unand Bunuh Diri Bukan Penganiayaan

Hasil Otopsi Sebutkan Mahasiswa Unand Bunuh Diri Bukan Penganiayaan

SerambiMINANG.com – Penemuan sesosok mayat tergantung didepan mushala, kelurahan Kapalo Koto, kecamatan Pauh, kota Padang mengejutkan banyak pihak, termasuk Universitas Andalas (Unand), Padang. Hal ini disebabkan mayat tersebut adalah Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Andalas dengan nama Leo Wahyudi.

Berdasarkan hasil oleh tempat kejadian perkara, kata Kepala SPK Unit III Polresta Padang Ipda Umar Yani mencurigai bahwa korban adalah korban penganiayaan, bukan bunuh diri jika diliat dari ciri-ciri ketika korban ditemukan oleh masyarakat.

“Dia ditemukan pada pukul 08.54 WIB oleh seorang pemulung. Kondisinya sudah tidak tergantung lagi, saat itu posisinya terduduk tapi tali di leher masih ada,” ungkapnya. (Baca: Mahasiswa Universtas Andalas Ditemukan Gantung Diri di Depan Mushala )

Baca :   Rumah Makan Minang Ada Di Amerika

Namun hal berbeda setelah otopsi dilakukan, berdasarkan keterangan dari Rektor Unand, Werry Darta Taifur dengan mengatakan bahwa dari hasil otopsi  tidak ditemukan unsur penganiayaan di tubuh korban.

“Saya menyaksikan hasil otopsi dan diperlihatkan oleh tim otopsi bahwa mahasiswa kita tidak ada unsur penganiayaan. Jenazah sedangn dimandikan dan setelah itu diberangkatkan ke Curup, kampung halamannya,” kata Werry Darta Taifur sebagaimana dikutip dari grup Unand, Sabtu (9/5/2015).

AFA/serambiminang


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Aksi Rakyat Palestina Selama Ramadhan

serambiMINANG.com – Infopalestina: Bulan Ramadhan adalah Bulan Barokah, begitulah orang umat Islam  menyebutnya. Mereka bergembira …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: