Beranda / Uncategorized / Walikota Padang Turun Tangan Bongkar Salon Berkedok Prostitusi Terselubung di Padang

Walikota Padang Turun Tangan Bongkar Salon Berkedok Prostitusi Terselubung di Padang

Walikota Padang Turun Tangan Bongkar Salon Berkedok Prostitusi Terselubung di Padang
Walikota Padang, Mahyeldi, Berbaju Putih

SerambiMINANG.com – Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah kemarin, Rabu 13 Mei 2015 langsung turun tangan membongkar salon-salon yang ditenggarai sebagai prostitusi terselubung yang terletak di lantai II, Padang Theater, Pasar Raya Padang.

Dalam perjalanan menuju lokasi, terdapat kerangkeng besi setinggi dua setengah meter, melihat hal tersebut MaHyeldi lantas langsung membongkarnya dengan tangannya sendiri.

“Pasar aset Pemko, yang menghalangi jalan dan tidak pada tempatnya, dibongkar,” tegas Mahyeldi sambil mengarahkan personil Satpol PP.

Usai membongkar kerangkeng besi, Wako masuk ke dalam jejeran bangunan salon di lantai II kompleks Padang Theatre. Wako menemukan kamar-kamar yang nampaknya sudah dibuat seperti losmen. Tiga kamar itu berjendela dengan kaca hitam dan terkunci rapat. Setelah diintip, di balik kaca hitam itu terlihat jejeran kasur di dalamnya. Wako Mahyeldi menanyakan pemilik ‘losmen’ illegal tersebut. Petugas pasar lantas menyebut nama seorang wanita si pemilik ‘losmen’ itu. Wako memerintahkan petugas pasar itu untuk memanggil si pemilik. Setelah ditunggu-tunggu, pemilik ‘losmen’ illegal tidak kunjung menampakkan diri.

Wako kemudian membongkar salon yang berada di arah depan lantai II. Seluruh isi salon tersebut dibongkar keluar. Aparat Satpol PP bahu-membahu mengeluarkan isi salon seperti kasur, kipas angin, botol minuman, dan sebagainya. Bangunan salon yang terbuat dari papan triplek kemudian dirubuhkan. Aksi ini tak mendapat perlawanan dari pemilik, mereka pasrah ketika salonnya dibongkar.

Baca :   Seleksi Tarbiyah

Masih di komplek Padang Theatre, Wako Mahyeldi sempat menanyakan legalitas salon-salon tersebut. Di Salon merek “R”, Wako menanyakan izin salon dimaksud. Si pemilik salon pun berkilah jika dirinya belum lama ini membuka usaha salon dan tidak mengantongi izin.

“Diperiksa semua izin salon di sini semuanya, mana yang tidak sesuai dengan peruntukkannya,” kata Mahyeldi.

Langkah yang dilakukan Wako Padang memberantas salon di Padang Theatre direspon baik para pengunjung pasar. Nisa, salah seorang pengunjung pasar mengapresiasi sikap Pemko.

“Bagus pak wali, masak pasar dijadikan tempat mesum. Kami kaum perempuan ini merasa terlecehkan dengan sikap oknum di atas itu,” katanya sambil menunjuk ke lantai dua Padang Theatre.

Charlie/humas/serambiMINANG


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Cegah Penyakit Kaki Gajah, Walikota Padang Ajak Warga Minum Obat filariasis

serambiMINANG.com – Wali Kota (Wako) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengajak warga daerah tersebut untuk …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: