Beranda / Berita / Innalillahi wa inna ilaihi rajiaun, Ulama Besar Kebanggan Umat Islam, Syeikh Wahbah Zuhaili Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rajiaun, Ulama Besar Kebanggan Umat Islam, Syeikh Wahbah Zuhaili Meninggal Dunia

Syeikh-Wahbah-ZuhailiserambiMINANG.com – Dunia Islam kembali berduka, seorang ulama besar Islam, Syeikh Wahbah Zuhaili telah meninggal dunia, Sabtu malam kemarin. Syeikh Wahbah Zuhaili yang merupakan Ulama asal Suriah tersebut  dipanggil Allah pada usia ke-83. Syeikh Ali Jumaah melalui akun Facebook juga menulis kabar yang sama dan mengucapkan belasungkawa atas kepergian beliau.

Dr. Wahbah Bin Musthafa Bin Zuhaili merupakan ulama terkemuka Ahlussunnah wal Jama’ah. Beliau merupakan anggota Dewan Fiqh di Mekah, Jeddah, India, Amerika dan Sudan. Syeikh Wahbah Zuhaili juga merupakan kepada Departemen Fiqh Islam dan Mazhab di Universitas Damaskus, Suriah. Pernah menjadi ketua Komite Budaya Tinggi dan ketua Komite Naskah di Universitas Emirat dan juga mempelopori majalah Syariah wal Qanun di universitas tersebut.

Syeikh Wahbah Zuhaili oleh pemerintahan Malaysia, beliau diberi penghargaan sebagai ulama dengan kepribadian Islam terbaik saat peringatan tahun baru Hijriyah pada tahun 2008 di kota Putrajaya dan salah satu dari 500 muslim paling berpengarauh di dunia.

Syeikh Wahbah Zuhaili dilahirkan di Damaskus tahun 1932. Lulus sebagai wisudawan terbaik Fakultas Syariah, Universitas Al-Azhar Mesir tahun 1956 dan kemudian mendapatakn sertifikat khusus mengajar dari Fakultas Bahasa Arab, Universitas Al-Azhar. Pada tahun 1957 beliau mendapatakn gelar sarjana dari Unversitas Ain Syam. Memperoleh gelar master dari Fakultas Hukum Unversitas Kairo tahun 1959 dan meraih gelar doktor dalam bidang Syariah Islamiyah dengan prediket coumlaude.

Baca :   Waspadalah !!, Musuh Islam Menyusup Ke Berbagai Grup Di Media Sosial

Dr. Wahbah merupakan pengisi dalam program “Al-Quran dan Kehidupan” di TV Suriah, Emirat, Kuwait dan Arab Saudi dan juga narasumber di berbagai majalah dan surat kabar negara-negara Arab.

Selama hidup, Syeikh Wahbah Zuhaili telah mendedikasikan ilmunya di banyak universitas dan fakultas syariah di Libya, Sudan, Qatar, Kuwait, Pakistan, Saudi, Emirat dan negara-negara lain baik sebagai pengajar maupun pengisi kajian Ramadan.

Diantara buku-buku karya beliau yang paling fenomenal adalah Al Fiqhu Al Islam wa Adillatuhu yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, kitab Ushulu Al Fiqhi Al Islami, Atsaru Al Harbi fi Fiqh Al Islami, MUqaranah baina Al MAzdhab Al Tsamaniyah dan masih banyak kitab-kitab beliau yang lain.

Semoga Allah mengampuni segala dosanya dan menempatkan beliau di surga.

Dari Abdullah ibn ‘Amru ibn Al-‘As ra katanya: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Bahwasanya Allah tidak menarik ilmu dengan mencabutnya dari manusia,  akan tetapi Allah menarik ilmu dengan mematikan para ulama hingga apabila tidak ada lagi orang alim, manusia akan mengambil orang-orang jahil sebagai pemimpin, maka mereka ditanya, mereka pun memberi fatwa tanpa ilmu, maka sesatlah mereka dan menyesatkan.


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Jangan Sampai Hilang, Pewarisan Tarbiyah

serambiminang.com – Usia perjalanan dakwah tarbiyah di Indonesia boleh dikatakan tidak lagi muda. Dimulai pada …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: