Beranda / Berita / Kabupaten Kulonprogo mencanangkan satu Hafidz per satu Desa

Kabupaten Kulonprogo mencanangkan satu Hafidz per satu Desa

kabupaten-kulonprogo-canangkan-satu-hafidz-per-satu-desaSerambiMINANG.com.-Pencanangan target satu desa minimal satu hafidz dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ha itu diungkapkan oleh Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat penyerahan penghargaan kepada 95 hafidz/hafidzoh dan 67 ustad/ustadzah di Wates, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa (4/8/2015).

“Cita-cita ini tidak terlalu muluk dan bisa tercapai,” ungkapnya saat memberikan penghargaan senilai Rp 68,9 juta tersebut, lansir ROL.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para ustadz dan ustadzah yang sudah memberikan sumbangsih kepada masyarakat untuk melatih para penghafal Kulonprogo. Terlebih di Kabupaten Kulonprogo masih penting dan perlu sekali untuk meningkatkan kemampuan dalam menghafal Alquran,” jelasnya.

Baca :   Negara Dianggap “Warung Kelontong”, Fundamental Ekonomi Jokowi Bobrok

Selain itu, Pemkab Kulonprogo juga tengah menggodok rancangan Perda yang mewajibkan siswa kelas 6 Sekolah Dasar sudah khatam Alquran. Dnegan begitu diharapkan para siswa itu bisa membaca Al Quran dengan benar. Dalam draft Perda tersebut juga berisi bagi kelas 3 SD untuk khatam Iqro.

“Mudah-mudahan Perda ini disetujui DPRD bersama dengan Pemda di tahun 2015 ini sehingga di tahun-tahun 2016-2017 tinggal mengalokasikan anggaran,” imbuhnya. (Fimadani.com)


Tentang TM Reza Fahlevi

TM Reza Fahlevi S.Pd Alumni pendidikan bahsa jerman Unimed, semasa Kuliah dia aktif di berbagai Organisasi baik Intra maupun Ekstra kampus seperti UKMI Ar-Rahman UNIMED, BTM3 UNIMED, Senat Mahasiswa Fakultas BAHASA DAN SENI UNIMED, Ikatan Pemuda Tanah Rencong (IPTR) cabang UNIMED, setelah wisuda ia aktif di FLP(Forum Lingkar Pena) SUMUT sebagai anggota, di yayasan At-Thin E (At-Thibbun nabawi education) sebagai herbalis dan terapis, pernah mengajar di Ponpes Al-Khoir kab Padang Lawas, sekarang bekerja sebagai Tentor sekaligus konsultan di EHF (Europe Hadharah Foundation) sebuah lembaga belajar Bahasa dan konsultasi belajar ke Eropa yang memiliki cita-cita untuk membumingkan Islam di Eropa pada Umumnya dan Jerman serta negara-negara yang berbahasa Jerman pada Khususnya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: