Beranda / Berita / Ketua DPP PDIP sesalkan JOKOWI tidak jadi minta maaf kepada keluarga PKI

Ketua DPP PDIP sesalkan JOKOWI tidak jadi minta maaf kepada keluarga PKI

ribka_tjiptaning-pki_20131009_135851serambiminang.com -Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning Proletariyati menyesalkan batalnya Presiden Joko Widodo meminta maaf kepada keluarga PKI dalam pidato sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD pada Jumat (14/8) lalu.

Ribka yang mengaku bangga jadi anak PKI itu mendesak Presiden Joko meluruskan sejarah Partai Komunis Indonesia terhadap generasi bangsa saat ini.

“Sebetulnya ini hanya problem penguasa yang tidak pernah melakukan pelurusan sejarah. Padahal kalau negara luar, apapun masa kelamnya pasti diungkap secara terang benderang,” kata Ribka di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8) kemarin seperti dimuat pribuminews.

Baca :   Tidak Amanah, KNPI Serukan Agar Tidak Memilih PDIP

Ketua Umum Paguyuban Korban Orde Baru (Pakorba) ini pun menjelaskan bahwa PKI pernah menjadi kekuatan besar dengan partai urutan ke-4 pada masa itu. Jadi, menurut Ribka, tak salah bila PKI mendapat pengakuan.

“Mau jelek atau baik harus disebarkan, ingat PKI partai besar nomor empat. Dan saya lihat kini banyak anak muda yang suka dengan pemimpin kiri, tentunya ini akibat mereka bertanya-tanya dengan PKI. [eramuslim.com]


Tentang TM Reza Fahlevi

TM Reza Fahlevi S.Pd Alumni pendidikan bahsa jerman Unimed, semasa Kuliah dia aktif di berbagai Organisasi baik Intra maupun Ekstra kampus seperti UKMI Ar-Rahman UNIMED, BTM3 UNIMED, Senat Mahasiswa Fakultas BAHASA DAN SENI UNIMED, Ikatan Pemuda Tanah Rencong (IPTR) cabang UNIMED, setelah wisuda ia aktif di FLP(Forum Lingkar Pena) SUMUT sebagai anggota, di yayasan At-Thin E (At-Thibbun nabawi education) sebagai herbalis dan terapis, pernah mengajar di Ponpes Al-Khoir kab Padang Lawas, sekarang bekerja sebagai Tentor sekaligus konsultan di EHF (Europe Hadharah Foundation) sebuah lembaga belajar Bahasa dan konsultasi belajar ke Eropa yang memiliki cita-cita untuk membumingkan Islam di Eropa pada Umumnya dan Jerman serta negara-negara yang berbahasa Jerman pada Khususnya

Lihat Juga

Serangkaian Skenario Melemahkan Umat Islam Era Presiden Jokowi

Tahun 2017 baru berjalan satu bulan, namun kezhaliman dan serangan kepada islam dan umat islam …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: