Beranda / Berita / Lomba makan kerupuk, dapat kerupuknya dapat sunnahnya, mau?

Lomba makan kerupuk, dapat kerupuknya dapat sunnahnya, mau?

lomba makan kerupuk duduk serambiMINANG.com -Hari kemerdekaan Republik Indonesia adalah hari yang pastinya sangat bersejarah dan dinanti dengan sambutan yang penuh suka cita oleh seluruh rakyat Indonesia yang mengaku mencintai negerinya. Berbagai acara dipersiapkan untuk menyambut momen bersejarah ini. Mulai dari mengadakan upacara peringatan, berbagai lomba dan sebagainya. Seluruh instansi, sekolah, organisasi, komunitas, lembaga sosial, masyarakat di desa maupun kota semua ikut merayakan dan menyambut hari kemerdekaan.

Tidak ketinggalan pula salah satu komunitas kepenulisan di Sumatera Utara, yaitu Forum Lingkar Pena (FLP) yang ikut menyambut serta memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada minggu, 16 Agustus 2015 ini dengan mengadakan berbagai lomba untuk anak-anak sekitar sekretariat FLP Sumatera Utara yang ada di Rumah Cahaya Jalan Sei Deli gang Sauh, Medan.

Ada berbagai macam lomba yang diadakan. Mulai dari lomba tahfizh surah pendek, mendongeng, berjalan dengan balon bersama pasangan, memasukkan air ke dalam gelas dengan sendok, menyampul buku dan makan kerupuk. Lomba makan kerupuk sepertinya sudah sangat biasa kita temukan dalam lomba tujuh belasan untuk anak-anak. Namun lomba makan kerupuk yang diadakan FLP ini sungguh menarik dan tidak biasa bahkan mungkin belum pernah kita temukan sebelumnya. Kenapa? Apa sih menarik dan istimewanya? Kita bisa melihat foto di samping kiri atas ini untuk mendapatkan jawabannya.

Baca :   ISIS Diduga Menjadi Dalang Ledakan Dua Bom di Ankara Turki

Ya, lomba ini tidak sembarangan dibuat. Lomba ini berpedoman pada hadits Rasulullah yang mengatakan, “Janganlah kamu makan dan minum sambil berdiri”. Nah, meskipun ingin makan kerupuk, yang namanya makan ya tetap harus duduk walaupun makan kerupuknya di acara perlombaan.

Semoga ini mengajarkan dan menginspirasi kita semua untuk membuat perlombaan yang tidak hanya mendidik secara sejarah namun juga mendidik secara agama. Kita dapat mengajarkan arti kemerdekaan pada anak-anak bangsa sambil mengajarkan nilai-nilai Islam tentang bagaimana adab makan yang sesungguhnya.

Selamat Ulang Tahun yang ke 70 tahun Indonesiaku. Selamat merayakan hari kemerdekaan untuk kita semua, para pecinta tanah air. Semoga semakin banyak kontribusi yang bisa kita berikan untuk negeri ini.
[bersamaislam.com]


Tentang TM Reza Fahlevi

TM Reza Fahlevi S.Pd Alumni pendidikan bahsa jerman Unimed, semasa Kuliah dia aktif di berbagai Organisasi baik Intra maupun Ekstra kampus seperti UKMI Ar-Rahman UNIMED, BTM3 UNIMED, Senat Mahasiswa Fakultas BAHASA DAN SENI UNIMED, Ikatan Pemuda Tanah Rencong (IPTR) cabang UNIMED, setelah wisuda ia aktif di FLP(Forum Lingkar Pena) SUMUT sebagai anggota, di yayasan At-Thin E (At-Thibbun nabawi education) sebagai herbalis dan terapis, pernah mengajar di Ponpes Al-Khoir kab Padang Lawas, sekarang bekerja sebagai Tentor sekaligus konsultan di EHF (Europe Hadharah Foundation) sebuah lembaga belajar Bahasa dan konsultasi belajar ke Eropa yang memiliki cita-cita untuk membumingkan Islam di Eropa pada Umumnya dan Jerman serta negara-negara yang berbahasa Jerman pada Khususnya

Lihat Juga

Ini Tujuh Amalan Sunnah Menjelang dan Sesudah Sholat Idul Adha

Serambiminang.com- Umat islam mempunyai dua hari raya, yakni hari raya idul fitri dan hari raya …

Tinggalkan Balasan