Beranda / Surau / Pemikiran Islam / Pengucapan Subhanallah dan MasyaAllah Ternyata Tidak Pernah Dipermasalahkan Ulama

Pengucapan Subhanallah dan MasyaAllah Ternyata Tidak Pernah Dipermasalahkan Ulama

Subhanallah-dan-MasyaAllahserambiMINANG.com – Belakangan umat islam dibingungkan dengan beredarnya perbedaan pengucapan Subhanallah dan MasyaAllah dengan mengikuti waktu tertentu.

“Ungkapan Subhanallah diucapkan ketika seseorang setiap kali melihat sesuatu yang tidak baik dan dengan dengan mengucapkan itu kita menetapkan bahwa Allah SWT Maha Suci dari semua keburukan. Kemudian apabila melihat hal yang baik-baik dan indah-indah maka yang harus diucapkan adalah MasyaAllah.” beberapa pesan yang beredar di umat islam.

Namun hal berbeda diungkapkan oleh Ustadz Zulfi Akmal, LC, MA yang saat ini berdomisili di Kairo, Mesir ketika dihubungi serambiminang.com.

Menurut ustadz Zulfi umat islam tidak perlu bingung dengan hal tersebut karena ungkapan MasyaAllah dan Subhanallah bisa diungkapkan kapan saja dan dalam kondisi apa saja.

“Memang seperti itu, abaikan saja. Ucapan MasyaAllah dan Subhanallah tidak ada masalah” ungkap ustad Zulfi Akmal pada serambiminang.com.

Ustadz Zulfi juga menambahkan bahwa permasalah ucapan SUbhanallah dan MasyaAllah tidak pernah dipermasalahkan oleh ulama-ulama terdahulu. Bahkan ulama-ulama besar banyak yang mengucapkan Subhanallah ketika mengungkapkan rasa takjub.

Baca :   Iinlah 7 Perintah Yang Dikerjakan Rasulullah, Setiap Jum'at

“Permasalahan SUbhanallah dan MasyaAllah ini setau saya tidak pernah dipermasalahkan ulama-ulama dulu. Sudah berbagai macam referensi saya lihat, tidak ada yang mempermasalahkan. Baru belakangan ini saja dijadikan masalah. Dan saya dengan ulama-ulama besar juga mengucapkan Subhanallah untuk menyatakan takjub. Yang penting mengingat Allah dalam segala situasi” tambah ustadz Zulfi.

Lebih dalam ustadz Zulfi meminta untuk melihat kembali ke dalam Al Quran tentang penggunaan ucapan Subhanallah dan MasyaAllah.

“Coba kita tadabburi surat Al A’la (Sabbihis) yang sering kita baca, apakah di sana menceritakan keindahan ciptaan Allah atau menceritakan sesuatu yang tidak baik? Lalu kenapa Allah menyuruh kita bertasbih? Lihat pembukaan surat Al Isra’. Di sana ada cerita tentang Isra’, apakah kejadian itu sesuatu yang tidak baik atau kejadian yang menakjubkan, luar biasa?” ungkap beliau.

Jawaban dari ustadz Zulfi ini tentu saja menjawab kebingungan masyarakat selama ini tentang ungkapan Subhanllah dan MasyaAllah.


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Belajar Dari Negeri Cina Dalam Membangun Peradaban

SerambiMINANG.com – Ketika orang-orang Cina zaman kuno dulu ingin hidup dalam kondisi aman, mereka membangun …

Tinggalkan Balasan