Beranda / Berita / PT. ACE dan PT. INFORMA Baru Dibuka di Lombok Langsung Terapkan Pelarangan Jilbab

PT. ACE dan PT. INFORMA Baru Dibuka di Lombok Langsung Terapkan Pelarangan Jilbab

pelarangan-jilbabserambiMINANG.com – PT ACE Hardware Indonesia (ACE) dan PT Home Center Indonesia (INFORMA) yang resmi dibuka di Lombok Epicentrum Mall (LEM) kemarin menerapkan aturan dimana karyawannya dilarang menggunakan jilbab. Aturan inipun menimbulkan pro kontra.

Direktur Operasional ACE, Sugianto Wibawa, saat jumpa pers usai launching menyatakan, pihaknya menerapkan keseragaman kepada seluruh karyawan. Karyawan tidak diperbolehkan mengenakan simbol-simbol agama tertentu. “Kami tidak mau tonjolkan satu agama disini. Semua harus kompak dan seragam,” ungkapnya.

Menurutnya, ACE maupun INFORMA hanya berusaha membuat semua karyawan kompak tanpa adanya unsur Suku, Ras dan Agama (SARA). Ia pun tidak ingin dianggap membuat larangan bagi karyawan yang ingin menggunakan jilbab. ” Kami punya aturan, semua harus kompak. Kalau ada yang pakai jilbab maka semuanya harus pakai jilbab, tapi kalau ada yang tidak pakai jilbab maka semuanya tidak boleh pakai jilbab,” ucapnya.

Sugianto melanjutkan, pihaknya telah menetapkan aturan di ACE dan INFORMA Lombok bahwa semua karyawan tidak menggunakan jilbab. Dengan aturan tersebut, karyawan yang keberatan atau tidak terima dengan aturan ini bisa memilih untuk taat atau tidak lagi menjadi karyawan.

Baca :   IKA FK Unand Tebar Qurban Hingga Pelosok Mentawai

Begitu juga apabila kedepan ACE dan INFORMA membuka lowongan pekerjaan, ia menegaskan hanya bisa menerima mereka yang tidak menggunakan jilbab. Bagi pengguna jilbab tidak bisa diterima sebagai karyawan.

Pernyataan senada disampaikan Direktur Operasional INFORMA, Daniel Trisno. Bagi karyawan perempuan tidak diperkenankan mengenakan jilbab ketika melayani pelanggan. “Sebenarnya bukan dilarang, tapi ini aturan kami agar semuanya kompak dan tidak ada unsur satu agama yang ditonjolkan,” katanya.

Aturan tidak boleh berjilbab hanya saat jam kerja. ” Bukan hanya tidak boleh mengenakan jilbab saja, karyawan juga kita larang menggunakan aksesoris lainnya. Kalau setelah kerja silahkan terserah,” ucapnya.

Dijelaskan Daniel Trisno, aturan ini bukan berarti melakukan diskriminasi terhadap pemeluk agama tertentu. Apa yang diterapkan dianggap untuk menghargai seluruh pemeluk agama. Iapun mencontohkan ACE dan INFORMA di Aceh dimana seluruh karyawannya menggunakan jilbab. Karena memang demikianlah aturan yang diterapkan perusahaan disana.


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Tinggalkan Balasan