Beranda / Berita / Isis Eksekusi 112 Anggotanya

Isis Eksekusi 112 Anggotanya

Oct 17, 2013 - Aleppo, Syria - ISIS fighters holding the Al-Qaeda flag with 'Islamic State of Iraq and the Levant' written on it. on the frontline. Islamic State of Iraq and the Levant aka ISIS. The group An-Nusra Front announced its creation January 2012 during the Syrian Civil War. Since then it has been the most aggressive and most effective rebel force in Syria. The group has been designated as a terrorist organization by the United Nations. April 2013, the leader of the ISIS released an audio statement announcing that Jabhat al-Nusra is its branch in Syria. (Credit Image: © Medyan Dairieh/ZUMA Wire/ZUMAPRESS.com)

serambiMINANG.com – Kelompok teroris takfiri terganas di dunia, ISIS, lagi-lagi dikabarkan membantai manusia dengan darah dingin, namun kali ini korbannya adalah anggotanya sendiri dalam jumlah besar.

Pejabat Partai Demokrasi Kurdistan Irak di Mosul bidang media, Said Mamouzini, menyatakan kawanan teroris pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu telah mengeksekusi 112 anggotanya sendiri di bagian selatan kota Mosul pada Senin lalu (31/8).

“Eksekusi dilakukan karena para korban dituduh berusaha melakukan kudeta terhadap ISIS dan pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi. Disebutkan pula bahwa mereka (para korban) telah mengatur rencana untuk menguasai ‘Wilayah Neneveh’ dan menyatakan perang terhadap ISIS di kota Raqqah, Suriah,” ungkapnya, seperti dilansir al-Sumaria News, Selasa (1/9).

Dia juga menjelaskan bahwa para korban itu dihabisi dengan berondongan peluru di gedung penjara lama di bagian selatan Mosul.

Menurutnya, angka nol dalam hitungan mundur untuk operasi kudeta mereka adalah Minggu lalu, namun dua hari sebelumnya ISIS berhasil meringkus lima orang di kawasan Syamsian di bagian timur Mosul. Dari pengakuan lima orang itulah ISIS kemudian mencokok beberapa anggota ISIS lainnya hingga jumlah total orang yang diringkus mencapai 112 orang sehingga rencana operasi kudetapun gagal.

Baca :   Allah Memiliki Seratus Rahmat (3)

“Tujuan orang-orang yang merencanakan aksi kudeta itu ialah membunuh Wali Mosul dan menguasai Wilayah Nineveh dan memisahkannya dari al-Baghdadi, dan dari situ mereka akan mengincar Raqqah serta mendeklarasikan pemisahan diri dari ISIS dan bahkan menyatakan perang terhadap ISIS,” papar Mamouzini.

Dia menambahkan, “Perpecahan internal terlihat jelas dalam barisan ISIS belakangan ini. Perpecahan bahkan telah menyebabkan puluhan anggota ISIS tewas dalam kontak senjata yang dipicu oleh sengkata mereka terkait pembagian harta, kekuasaan dan pengaruh.”(liputanislam)


Tentang Eka Sulistyo Ningsih

Lihat Juga

Menanggapi Tulisan Berjudul Warisan (Afi Nihaya Faradisa). Andri : Ini hanya paranoid belaka!

Tulisan yang berjudul “warisan” yang ditulis oleh Afi Nihaya Faradisa di akun facebooknya menuai pro …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: