Beranda / Berita / Militer Syiah Iran Bergabung Dengan Pasukan Rusia Perangi Mujahidin Suriah

Militer Syiah Iran Bergabung Dengan Pasukan Rusia Perangi Mujahidin Suriah

Kapal-selam-Ghadir-iran serambiMINANG.com – Setidaknya 1.000 marinir Iran dilaporkan telah mencapai Suriah dan bergabung dengan pasukan Rusia untuk melawan mujahidin Suriah, sebuah situs intelijen militer yang berbasis di Yerusalem melaporkan.

DEBKAfile melaporkan pada Jumat bahwa pasukan elit Garda Revolusi Iran (IRGC) tiba di fasilitas udara militer di Ghorin, terletak di sebelah selatan Latakia, kota pelabuhan Suriah, lapor International Business Times dikutip Middle East Update.

Setelah dilarang oleh AS dan NATO dan anggota lainnya untuk menggunakan wilayah udara mereka, Rusia dilaporkan menemukan jalan memutar melalui Iran untuk mengirimkan senjata ke Suriah menuju Pangkalan Udara Mezze di Damaskus.

Pesawat Rusia tampaknya mengambil rute udara di atas Laut Kaspia yang melalui Iran utara dan Irak untuk mendarat di Suriah di Jablah, di mana dalam beberapa hari mendatang, diperkirakan Rusia akan mengirimkan bala bantuan militer dalam jumlah besar untuk “menyelamatkan penguasa rezim Suriah Bashar Assad, “laporan militer Israel mencatat.

Para prajurit Iran yang baru saja tiba akan bergabung dengan pasukan Rusia di Jablah, basis militer yang dibangun oleh Rusia di luar Latakia.

Baca :   Masih Bingung Kondisi Suriah Yang Sebenarnya?? Kamu Yang Di Padang Bisa Hadiri Acara Ini

Iran telah menyatakan bahwa marinir mereka yang berada di Suriah bertujuan untuk membantu Hizbullat di Zabadani. Laporan media Israel mengutip sumber-sumber di lapangan mengatakan bahwa tujuan utama Iran adalah untuk memperkuat basisnya di Ghorin, dengan dukungan Rusia.

Rusia Memperkuat basisnya di Jablah.

Rusia, dalam beberapa hari terakhir, telah mempercepat upaya untuk memperkuat basisnya di Jablah. Sebagai bagian dari bantuan militer ke rezim Suriah, Rusia akan menyebarkan sistem rudal pertahanan udara canggih S-300, di mana unit pejuang dari Brigade Angakatan Laut Rusia 810 dan 336 akan ditempatkan.

Sebuah pesawat tempur MiG-31 Rusia juga telah disiagakan di pangkalan udara Mezza di bandara Damaskus untuk memberikan dukungan udara gabungan pasukan Rusia-Iran.

Sebuah kapal selam nuklir Rusia, Dmitri Donskoy TK-20, juga mendarat di Suriah sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan mujahidin Suriah merebut wilayah di Suriah utara. antiliberal


Tentang Hendro

Numpang hidup di bumi Allah, pemerhati dunia sosial, alumni Fakultas Sastra Unand

Lihat Juga

Masih Bingung Kondisi Suriah Yang Sebenarnya?? Kamu Yang Di Padang Bisa Hadiri Acara Ini

serambiMINANG.com – Suriah sedam dalam kondisi yang menimbulkan tanya bagi sebagian kalangan muslim indonesia. Banyak …

Tinggalkan Balasan