Beranda / Berita / Miris, Indonesia Ternyata Impor Garam Dari Singapura

Miris, Indonesia Ternyata Impor Garam Dari Singapura

Petani-GaramserambiMINANG.com – Kebutuhan garam di Indonesia yang mencapai sekitar 2,2 ton ternyata belum dapat mensejahterakan para petani garam. Garam di Indonesia masih harus dipasok dari beberapa negara karena petani garam dinilai tidak mampu memproduksi garam dengan kualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan industri.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip serambiminang.com dari detik.com, selasa (22/09/15), Indonesia mengimpor garam dari beberapa negara dan sampai dengan Agustus 205 Indonesia telah mengimpor sebanyak 1.046.019 ton garam dengan nilai US$46,61 juta atau setara dengan 652,540 miliar (ruppiah dalam 14.000).

Beberapa negara yang memasok garam ke Indonesia adalah negara-negara yang memiliki bibir pantai yang luas yang diperkirakan dapat memproduksi garam dalam jumlah banyak.

Baca :   Kunjungi Kawasan Wisata Mandeh, Jokowi : Keindahan Yang Patut Kita Syukuri

Namun sangat mencengangkan, dari data BPS tersebut ditemukan salah satu pengimpo garam ke Indonesia adalah negara Singapura.

Berikut data BPS negara yang mengimpor garam ke Indonesia:

  • Australia sebanyak 834.525 ton (US$ 36.721.656)
  • India sebanyak 190.062,17 ton (US$ 7.543.285)
  • China sebanyak 19.096,12 ton (US$ 1.339.432)
  • Selandia Baru sebanyak 1.600 ton (US$ 646.480)
  • Singapura sebanyak 24,41 ton (US$ 110.908)
  • Lainnya sebanyak 711,56 ton (US$ 253.001)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Serangkaian Skenario Melemahkan Umat Islam Era Presiden Jokowi

Tahun 2017 baru berjalan satu bulan, namun kezhaliman dan serangan kepada islam dan umat islam …

Tinggalkan Balasan