Beranda / Berita / OJK: Gejolak Ekonomi RI Masih Berlanjut Hingga Tahun Depan

OJK: Gejolak Ekonomi RI Masih Berlanjut Hingga Tahun Depan

OJK-Gejolak-Ekonomi-RI-Masih-Berlanjut-Hingga-Tahun-DepanOJK-Gejolak-Ekonomi-RI-Masih-Berlanjut-Hingga-Tahun-DepanserambiMINANG-Perlambatan ekonomi di Indonesia diperkirakan masih akan berlanjut hingga tahun depan.

Ketidakpastian bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) menaikkan tingkat suku bunganya, membuat pasar keuangan Indonesia bimbang. Ini menekan gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Demikian dikatakan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti Soetiono dalam Kuliah Umum di Perbanas Institute, Jakarta, Kamis (3/9/2015).

“Memang kondisi lagi seperti ini. IHSG menurun, rupiah melemah. Gejolak ini tidak hanya di 2015, apalagi ada ekspektasi ada Fed fund rate naik, ini akan terus sampai 2016 Indonesia masih akan bergejolakn,” terang dia.

Wanita yang akrab disapa Titu ini menjelaskan, kondisi tersebut juga terlihat dari pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang melambat. Juga diikuti kenaikan kredit macet atau Non Performing Loan (NPL), meskipun masih dalam batas aman.

Baca :   Inilah Pemenang Lomba Salaju Sampan Pada Festifal Sitinurbaya 2016 Kota Padang

“Tapi kita harus optimis di tengah perlambatan. DPK dan kredit tetap masih tumbuh, walaupun NPL meningkat tapi tetap terkendali, di bawah benchmark,” sebut dia.

Titu mengungkapkan, kondisi demikian dibarengi dengan akan dilaksanakannya pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di tahun depan dan 2020 untuk sektor keuangan.

Untuk itu, Indonesia perlu mempersiapkan diri lebih dini.

“MEA akan kita masuki akhir 2015, sektor jasa keuangan tidak terkecuali. Ada 5 hal yang terjadi free flow yaitu barang, jasa, investment, tenaga kerja (skill), dan modal,” ucap Titu.(detik)


Tentang han

Sedang BELAJAR.... dan terus BELAJAR

Lihat Juga

Ekonomi China Tersendat, Pengaruhnya Ke Indonesia?

serambiMINANG.com – Jika ekonomi China “pilek, maka ada sejumlah negara bakal ikut tertular. Adapun persoalan …

Tinggalkan Balasan