Beranda / Berita / Penjual Buah Berumur 85 Tahun : “Malu Kalau Masih Kuat Punya Tenaga Malah Minta-Minta, Malu”

Penjual Buah Berumur 85 Tahun : “Malu Kalau Masih Kuat Punya Tenaga Malah Minta-Minta, Malu”

Penjual-Buah-Berumur-85-Tahun-Malu-Kalau-Masih-Kuat-Tunya-Tenaga-Malah-Minta-Minta-MaluserambiMINANG.com – Di usianya sekarang ini, Kisah bin Puan alias Aki Buah seharusnya sedang menikmati hari tuanya. Namun di umur yang sudah menginjak 85 tahun, dia masih berjualan buah di sekitaran RS Thamrin, Jakarta Pusat.

“Nama saya Aki pedagang buah,” kata kakek ini mengawali perbincangan dengan detikcom, Jumat (11/9/2015).

Siapa yang sangka, Aki sudah jualan buah sejak 51 tahun lalu. Malah sejak kawasan itu masih banyak kebun, ia sudah rutin berjualan. Dia dibantu oleh sang cucu. Jika cucu berjualan buah dengan cara berkeliling, Aki memilih ngetem di sekitaran RS Thamrin.

“Dulu waktu masih muda, jualan apa saja, nggak cuma buah. Sudah sampai (jualan) di Jembatan Lima, Pasar Gembrong. Kadang jual minyak, buah-buahan, apa saja, ada pisang salak,” kata Aki yang tinggal di sekitaran pinggir kali dekat RS Thamrin.

Aki semangat terus bercerita soal kegiatannya ini. Meski begitu, usia memang tidak bisa dibohongi, pendengaran dan daya tangkap Aki pun sudah jauh berkurang.

Namun dia dengan lantang menolak saat ditanya soal jadi pengemis. Dia mengaku masih kuat menjalani sejumlah aktivitas sehingga merasa malu kalau hanya terus menadah tangan.

Baca :   Jokowi Berikan Kusrin, Pembuat Televisi Rakitan Lulusan SD, Bantuan Modal

“Nggak mau saya disamain sama yang ngemis, minta-minta. Malu saya masih kuat buat jualan. Allahu Akbar, malu kalau masih kuat punya tenaga malah minta-minta, malu,” kata pria yang sudah punya 7 cucu ini.

Buah yang dijual Aki tidak pernah sama. Kali ini dia menjual mangga dan manggis. Meski ada timbangan, tapi dia mempercayakan penuh kepada pembeli jumlah Kg dagangan yang hendak dibeli. Dia hanya memberi patokan Rp 25 ribu/kg.

“Biarin aja, gpp bebas. Yang lihat kan gusti Allah. Kita mah jual-jual saja. Kita percaya aaja sama yang beli. Tapi kalau ada yang kasih lebih buat Aki, ya alhamdulillah, Aki terima, berkah buat aki,” jelasnya.

Tidak ada jam pasti Aki untuk berjualan. Jika sudah letih, dia pun memilih langsung pulang.

Salah satu pemotor, Agus mengaku sebagai pembeli setia buah Aki. Dia mengaku salut dengan semangat Aki yang masih kuat berjualan di saat umur sudah sangat tua.

“Aki itu hebat, sudah tua tapi tetap semangat dan humoris,” tandasnya. (detik)


Tentang Eka Sulistyo Ningsih

Lihat Juga

Ujian ALLAH Kepada Si Belang, Sibotak, dan Si Buta Yang Harus Membuat Kita Sadar

serambiMINANG.com – Ujian kehidupan akan selalu dihadirka ALLAH untuk melihat kwalitas keimanan hambanya. Hanya saja, …

Tinggalkan Balasan