Beranda / Belajar Islam / Doa Akan Dikabulkan Jika Tidak Terburu-buru

Doa Akan Dikabulkan Jika Tidak Terburu-buru

Doa Akan Dikabulkan Jika Tidak Terburu-buruSerambiMINANG.com – Banyak orang yang berdoa namun doanya tidak kunjung dikabulkan. Kenapa bisa demikian? Salah satunya adalah karena tergesa-gesa dalam berdoa. Mari simak penjelasannya berikut ini:

Yahya bin Yahya telah memberitahukan kepada kami, dia berkata, “Aku telah membacakan kepada Malik, dari Ibnu Syihab, dari Abu Ubaid, pelayan Ibnu Azhar, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Doa seseorang itu senantiasa dikabulkan selama dia tidak terburu-buru dengan mengucapkan: sungguh aku telah berdoa namun tidak dikabulkan, atau belum dikabulkan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Abdul Malik bin Syu’aib bin Laits telah memberitahukan kepadaku, Ayahku telah memberitahukan kepada saya dari kakekku, Uqail bin Khalid telah memberitahukan kepadaku, dari Ibnu Syihab, bahwasanya ia berkata, Abu Ubaid telah memberitahukan kepadaku, pelayan Abdurrahman bin Auf, yang termasuk pakar membaca Al-Qur`an dan ahli Fiqih, dia berkata, Aku pernah mendangar Abu Hurairah berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Doa seseorang itu senantiasa dikabulkan selama dia tidak terburu-buru, yaitu dia mengucapkan, ‘Sungguh aku telah berdoa namun doaku belum dikabulkan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Abu Ath-Thahir telah memberitahukan kepadaku, Ibnu Wahab telah mengabarkan kepada kami, Mu’awiyah – yakni Ibnu Shalih – telah mengabarkan kepadaku, dari Rabi’ah bin Yazid, dari Abu Idris Al-Khaulani, dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Doa seseorang senantiasa dikabulkan selama dia tidak berdoa yang mengandung dosa atau pemutusan silaturrahim, dan selama dia tidak terburu-buru.” Lalu ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan terburu-buru?” Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, “Orang yang berdoa mengucapkan, ‘Aku telah berdoa dan berdoa, akan tetapi belum juga dikabulkan’, sehingga ia merasa jengkel lalu tidak berdoa lagi.” (HR. Muslim).

Baca :   Ikhlas

Tafsir hadits

Sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, “Doa seseorang itu senantiasa dikabulkan selama dia tidak terburu-buru dengan mengucapkan, ‘Sungguh aku telah berdoa namun tidak dikabulkan, atau doaku belum dikabulkan”, Dalam riwayat berikutnya disebutkan, “Doa seseorang senantiasa dikabulkan selama dia tidak berdoa yang mengandung dosa atau pemutusan silaturrahim, dan selama dia tidak terburu-buru.” Lalu ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan terburu-buru?” Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, “Orang yang berdoa mengucapkan, ‘Aku telah berdoa dan berdoa, akan tetapi belum juga dikabulkan’, sehingga ia merasa jengkel lalu tidak berdoa lagi.

Pakar bahasa mengatakan, Kata حَسِرَ dan اِسْتَحْسَرَ memiliki arti yang sama yaitu; jengkel dan memutuskan diri dari sesuatu. Maksudnya di sini adalah bahwa ia memutuskan diri dari doa sehingga tidak mau berdoa lagi. Termasuk dalam arti ini seperti yang disebutkan pada firman Allah Ta’ala,

لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ

“Tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.” (QS. Al-Anbiya`: 19).

Maksudnya, mereka (para malaikat) tidak pernah terputus dari beribadah kepada-Nya. Hadits ini menganjurkan agar kita selalu berdoa, dan tidak merasa bahwa doa kita lambat dikabulkan. (Syarah Shahih Al-Bukhari)


Tentang Bani Sulaiman

Lihat Juga

Inilah Manfaat Makan Perlahan Dengan Diawali Doa

serambiMINANG.com – Di zaman cepat seperti ini, kita sering lupa berdoa bahkan ketika akan makan. …

Tinggalkan Balasan