Beranda / Serba Serbi / Setiap Orang Punya Ceritanya Masing-Masing

Setiap Orang Punya Ceritanya Masing-Masing

jalan-bercabangSetiap orang punya ceritanya masing-masing. Andaikan jalan hidup ini merupakan cerita panjang yang tidak akan berakhir hingga akhir hayat. Andaikan hidup ini dituliskan didalam lembaran-lembaran lusuh dan menjadi sejarah dimasa depan. Andaikan perjalanan hidup ini penuh duri dan rintangan sehingga kertas-kertas putih itu berisikan banyaknya penderitaan dan kerasnya perjuangannya dalam menghirup udara penghantar kehidupannya.

Setiap cerita kehidupan akan memiliki keunikannya masing-masing, hingga kita tidak akan bosan meski harus memaca seluruh jalan cerita kehidupan orang. Berbeda orang maka akan berbeda klimaks permasalahannya, boleh jadi suatu masalah besar bagi seorang dalam jalan hidupnya hanya masalah kecil bagi orang lain dalam kehidupannya pula.

Kita tidak perlu memaksakan kesamaan cerita antara orang yang berbeda baik pribadi, sifat, karakter, jenis kelamin, bahkan orang yang memiliki perbedaan sangat sedikit. Memaksakan alur cerita yang telah ada dizaman dahulu tidak lebih baik dari membiarkan seseorang membuat alur ceritanya. Hal yang lebih baik lagi adalah menolongnya menyelesaikan alur ceritanya hingga tuntas.

Kita memang dididik dan diajarkan untuk menyamai orang lain, bahkan tidak sedikit orang yang menganggap perbedaan itu merupakan bukti dari kesalahan. Begitu banyak contoh yang memaksa kita untuk seragam dimulai dari seragam sekolah, hanya satu jawaban yang benar diantara lima pilihan dalam ujian sekolah, pemaksaan persepsi bagi siswa bahwa yang hebat matematikalah yang pintar, dan bahkan ada orang yang terlanjur mudah terbawa alur kesamaan sehingga dalam ujian dia memilih jawaban yang sama dengan teman sebelah, hal ini yang namanya mencontek.

Baca :   Suka Pakai Inai ? Hati-hati Kalau Tidak Mau Tangannya Melepuh Seperti Ini

Saya tidak ingin mengatakan bahwa orang yang sama dengan kebanyakan itu pintar dan yang berbeda dengan kebanyakan merupakan orang bodoh, tidak pula sebaliknya. Biarlah orang-orang memilih apa yang akan dilewatinya, boleh jadi dia mengikuti apa yang telah ada, meneruskan yang telah ada, meniru yang telah ada, dan
melakukan hal-hal yang jarang ada dimasanya. Hidup ini pilihan, Allah saja membebaskan manusia untuk memilih jalan dalam bertuhan. “Silahkan pilih, mau masuk islam atau tidak. Hanya saja jika hidup dibawah naungan keislaman ada beberapa hal yang harus dilakukan dan beberapa hal lainnya yang tidak boleh dilakukan” kira-kira begitu maksud ALLAH.

Begitu pula dalam kehidupan ini, manusia bebas memilih jalan apa yang akan dilewatinya. Tentunya dari sekian banyak jalan yang ada masing-masing memiliki konsekwensi dan pertanggungjawaban. Andaikan seorang memilih jalan sulit yang merupakan kebaikan dia akan tetap memiliki tanggung jawab atas jalan apa yang dipilihnya.

Hanya saja jangan pernah berfikir bahwa seseorang yang mengambil jalan mudah yang ternyata bermuara kepada keburukan tidak memiliki tanggung jawab atas apa yang dipilihnya.

Apapun jalannya, susah menurut sebagian orang, mudah menurut sebagian orang, dan jalan yang berlandaskan kebenaran begitu pula keburukan pasti memiliki konsekwensi yang menggantung di leher sang manusia. Tinggal bagaimana meyakinkan diri dan menguatkan mental mengambil jalan kebenaran sambil berusaha keras menjauhi dalan kemungkaran.


Tentang han

Sedang BELAJAR.... dan terus BELAJAR

Lihat Juga

Beginilah Cara Kreatif Belajar Tentang Kehidupan

serambiMINANG.com – Traveling memang punya banyak manfaat. Seorang pria China pun mengajak anaknya traveling untuk …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: