Beranda / Belajar Islam / Inilah Arti Cinta Sejati

Inilah Arti Cinta Sejati

cintaserambiMINANG.com – Cinta memang selalu menjadi pembahasan yang panjang dan tidak bertepi. Setiap orang berusaha menggambarkan dan berdefenisi tentang cinta. Ada yang mengatakan cinta menjadikan seseorang mau dan mampu melakukan segala hal. Ada pula yang mengatakan segalanya bisa didapat dengan cinta.

Tidak salah, hanya saja defenisi cinta masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Sekarang mari kita coba memaknai kata cinta.

Kata-kata dapat dibagi kedalam kata benda, sifat, kerja, dan keterangan. Cinta merupakan salah satu kata sifat. Sekarang kita bahas mengenai kata sifat.

Kata sifat merupakan kumpulan huruf yang digunakan untuk mengambarkan sesuatu hal berdasarkan emosi manusia. Ada kata sifat yang dikonotasikan kedalam hal positif dan begitu juga negatif. Satu kata sifat yang murni yang belum digabungkan dengan kata-kata lainnya hanya akan memiliki satu konotasi, positif atau negatif. Tidak ada satu kata sifat yang memiliki konotasi ganda.

Suatu kata yang berkonotasikan negatif tidak akan pernah bisa bermakna positif, kecuali telah digabungkan dengan kata lain. Contohnya kata “gila” akan bermakna negatif. Diantara contoh kata-kata berkonotasi negatif adalah bodoh, kotor, benci, dan lainnya.

Suatu kata sifat akan memiliki kata sifat lain yang menjadi lawan sifatnya. Lawan dari kata sifat tersebut juga akan memiliki konotasi yang berlawanan.

Baca :   Kriteria Yang Manakah Pemimpin Kita Saat Ini?

Misalnya gila, lawan sifatnya adalah normal atau waras.

Lawan dari kata sifat yang berkonotasikan negatif pasti memiliki konotasi positif. Contoh kata sifat berkonotasi positif adalah pintar, rajin, bersih, cinta, dan lainnya.

Sekarang mari kita bahas mengenai kata “cinta”. Kita pasti akan memasukkan kata “cinta” kedalam kelompok kata yang berkonotasikan positif. “Cinta” pastilah mencerminkan hal-hal yang berbau positif dan kebaikan.

Sekarang pertanyaannya, kenapa justru ada orang yang mengatakan dengan cinta orang bisa menjadi gila. Ada pula yang berkata cinta dapat membutakan seseorang.

Sebelum membahasnya mari kita kembali ke atas. Suatu kata berkonotasikan positif pasti akan bermakna kebaikan kecuali telah dinodai oleh kata lain.

Jadi bukan “cinta” yang telah berubah makna menjadi keburukan. Hanya saja orang-orang telah menodai kesucian cinta dengan kata-kata lainnya.

Orang telah mengikatkan “cinta” dengan dunia sehingga menjadi cinta-dunia. Juga tidak jarang orang menghubung-hubungkan antara “cinta” dengan nafsu, sehingga menjadi cinta-nafsu.

Bukan cintanya yang telah berubah makna.

Saatnya kita menyadari dan mengembalikan “cinta” kepada fitrahnya yaitu kebaikan.

Lalu ketika ada orang yang rela mendurhakai Tuhannya dengan mengatas namakan cinta, kita tahu bahwa dia adalah pembohong besar. Justeru dia sedang melakukan “KEBENCIAN” yang sangat dahsyat.


Tentang han

Sedang BELAJAR.... dan terus BELAJAR

Lihat Juga

Cinta Yang Tak Jatuh

serambiMINANG.com – Cinta Yang Tak Jatuh Cinta, begitu orang mendengarnya maka yang terbayang hanya sisi …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: