Beranda / Berita / Beginilah Cara Kreatif Belajar Tentang Kehidupan

Beginilah Cara Kreatif Belajar Tentang Kehidupan

belajar-kehidupanserambiMINANG.com – Traveling memang punya banyak manfaat. Seorang pria China pun mengajak anaknya traveling untuk mengajarinya arti kehidupan.

Mengajari anak bersikap baik dalam menjalani asam manis kehidupan bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya lewat traveling. Pu Wei, seorang pria Tiongkok memutuskan membawa sang anak yang baru berusia 8 tahun, Dou Ge, traveling di utara China dengn bujet minim.

Kisah petualangan ayah dan anak tersebut ramai diberitakan media internasional, mulai dari Shanghailist China hingga Daily Mail Inggris. Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, Selasa (12/7/2016), Pu Wei dan Dou Ge memulai perjalanan dari Kota Xian pada 7 Juli 2016.

Mereka berencana menempuh perjalanan sejauh 700 km selama 5 hari menuju Kota Lanzhou, dengan berbekal 100 Yuan (Rp 196 ribu) saja. Rasanya memang uang itu tak cukup memenuhi kebutuhan mereka berdua selama beberapa hari.

Untuk makan dan membayar penginapan saja pas-pasan, apalagi kendaraan untuk berpindah kota. Jadi mereka harus super hemat dengan jalan kaki atau mencari tumpangan kendaraan serta penginapan. Sang ayah juga mengajak Dou Ge mencari kerja dengan imbalan berupa tumpangan ataupun uang.

Baca :   Indonesia Mulai Dimasuki Perusahaan Produsen Mobil Asal Cina, Lagi-Lagi Cina

Shanghailist memberitakan perjalanan berhari-hari pun telah mereka lalui dengan penuh perjuangan. Sejak hari pertama, ayah dan anak itu harus berjalan sejauh 11 km sebelum akhirnya mendapat tumpangan.

Mobil-mobil melintas di jalanan, namun banyak yang menolak ditumpangi karena berbagai alasan termasuk curiga. Dalam hal ini, sang ayah sembari mengajarkan Dou Ge ditolak karena kesalahpahaman memang tak enak, tapi jangan terlalu diambil hati.

Mencari keluarga yang mau menerima mereka untuk menginap pun sulit. Namun setelah menjelaskan maksud dan tujuan perjalanan ini, ada beberapa keluarga yang bersedia menerima mereka, bahkan memberi bekal makanan.

Setelah bertualang lebih dari tiga hari, mereka tiba di Huinin. Daerah itu berjarak sekitar 152 km dari titik akhir perjalanan. Uang mereka rupanya masih tersisa 46 Yuan (Rp 90 ribu), setelah mentraktir dua kakak adik yang memberikan tumpangan kendaraan dua kali.

Walau tak punya banyak uang, sang ayah juga mengajarkan untuk tidak pelit selama masih bisa berbagi. Mereka pun kemudian terus bersemangat melanjutkan perjalanan dari Huinin hingga Lanzhou. (detik)


Tentang han

Sedang BELAJAR.... dan terus BELAJAR

Lihat Juga

Ekonomi China Tersendat, Pengaruhnya Ke Indonesia?

serambiMINANG.com – Jika ekonomi China “pilek, maka ada sejumlah negara bakal ikut tertular. Adapun persoalan …

Tinggalkan Balasan