Beranda / Berita / Kini Masjid Nurul Iman di Padang Ganti Nama Menjadi Masjid Agung

Kini Masjid Nurul Iman di Padang Ganti Nama Menjadi Masjid Agung

masjid-nurul-iman-padang-jadi-masjid-agungserambiMINANG.com – Setelah pengelolaan Masjid Nurul Iman dipindahkan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada Pemerintah Kota Padang, praktis masjid tersebut berganti status. Kini, Masjid Nurul Iman diklasifikasikan sebagai masjid agung.

“Saat ini Masjid Nurul Iman masuk klasifikasi masjid agung,” terang Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo di masjid tersebut, Senin (22/8).

Dulunya, saat pengelolaan Masjid Nurul Iman masih di tangan Pemprov Sumbar, masjid ini berstatus sebagai masjid raya. Namun setelah Pemprov Sumbar mendirikan Masjid Raya Sumbar dan pengelolaan Masjid Nurul Iman diberikan kepada Pemko Padang, klasifikasi masjid ini berubah.

Kepala Bagian Kesra Setdako Padang Fitri Abu Hasan menuturkan diberi sebutannya Masjid Nurul Iman menjadi masjid agung karena dikelola oleh tingkat kota/kabupaten. Ini sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan pihak Kementerian Agama serta ditetapkan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI). “Dengan begitu Masjid Nurul Iman masuk dalam strata tipe D,” ujarnya.

Pengurus Masjid Agung Dibentuk

Dibentuknya pengurus Masjid Agung Nurul Iman untuk mensiarkan agama dan menjaga kebersihan, ketertiban serta keindahan masjid. Pengurus periode 2016-2021 ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Padang nomor 326 tahun 2016 yang ditandatangani 12 Agustus 2016 lalu.

“Ketika diserahterimakan, kami menindaklanjutinya dengan membentuk pengurus masjid,” ujar Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo usai menghadiri rapat pengurus Masjid Agung Nurul Iman, Senin (22/8) sore.

Baca :   Komnas HAM Akan Dibubarkan Jika Tidak Adil Rilis Data, Ungkap Mantan Danjen Kopassus

Walikota berharap, dengan dibentuknya pengurus, imarah (pembangunan dan kemakmuran) masjid tersebut akan terlihat. Pemko Padang pun sudah menyiapkan dana cukup besar untuk membenahi fungsi masjid.

“Kita menyiapkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk pembenahan masjid ini,” terang Mahyeldi.

Sebelum diserahterimakan dari Pemprov Sumbar, dulunya Pemko Padang tidak bisa melakukan pembenahan kepada Masjid Agung Nurul Iman ini. Walikota berharap melalui pengurus masjid yang dipimpin Sekdako Padang, masjid akan terkelola dengan baik.

“Dengan itu nantinya kita harapkan kehadiran takmir (pengurus masjid) akan betul-betul dirasakan oleh masyarakat Kota Padang.

Cukup banyak mimpi walikota agar masjid ini menjadi tempat beribadah yang nyaman. Di depan pengurus, walikota menyampaikan keinginan agar masjid ramai dan dibenahi dengan baik.

“Pengurus kita harapkan merancang dan mensinergikan sehingga masjid dikunjungi dan shalat lima waktu berjalan baik,” ungkap walikota.

Tidak itu saja, walikota berkeinginan lantai satu masjid benar-benar dibenahi. Tikar baru juga segera dibentang. Begitu juga atap dan lantai yang bocor segera diperbaiki.

“Kita harapkan fasilitas masjid ini baik,” sebut Mahyeldi.

Dalam susunan kepengurusan tersebut, terdapat dewan pembina, penasehat, badan pelaksana, serta enam bidang. Ketua harian diamanahkan kepada Mulyadi Muslim. Sedangkan sekretaris umum dan juga bendahara dipegang oleh Sudarman dan Budi Kurniawan.

(Charlie)


Tentang Abu Faguza Abdullah

Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Lihat Juga

Tanggapi #AksiBakarLilin untuk Ahok #

serambiMINANG.com – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan dalam cuitannya di twitter tentang aksi bakar …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: