Beranda / Berita / Setan Tak Sudi Bila Penganut Ilmu Hitam Bertobat

Setan Tak Sudi Bila Penganut Ilmu Hitam Bertobat

 

serambsyetantakrelaorangberilmuhitamtobatiMINANG.com – DARI segi penggunaan istilahnya sudah salah, orang yang menggunakan kekuatan sihir dan menjadi budak setan dikatakan sebagai ‘orang berilmu’? Ini sebuah penghinaan kepada ilmu.

Seharusnya kita sebagai muslim tidak lagi menggunakan istilah salah kaprah itu. Kita pun harus menghindari pemakaian isitlah lainnya yang menyesatkan dan terkesan dihaluskan, seperti istilah paranormal, orang tua, orang pintar, spritualis, rohaniawan dan seterusnya.
Kita sebut saja mereka adalah penyihir, dukun, budak setan, dan sebutan lain yang lebih pantas.

Karena pada hakikatnya memang mereka budak setan, bekerja dengan kekuatan setan, dan yang pasti mereka telah disumpah untuk masuk neraka. Imbalannya, setan beri mereka kekuatan untuk bisa jalan di atas air, bisa terbang, bisa menghilang, menembus tembok dan akrobat-akrobat lainnya.

Lalu kenapa orang berkuatan gaib seperti itu katanya pada susah mati?
Jawabnya karena setan ingin memastikan bahwa mereka mati dalam keadaan su’ul khatimah. Setan tidak pernah rela kalau para kadernya yang telah digarap selama ini punya kesempatan tobat, lalu matinya husnul khatimah.

Setan tidak pernah merasa sudi, tidak ikhlas, tidak rela dan apa pun akan dilakukannya untuk memastikan korbannya itu masuk neraka jahanam selama-lamanya. Bukan setan namanya kalau tidak nekat seperti itu.

Baca :   Pelapor Risma Akan Cabut Laporan

Maka dibuatkanlah sebuah tipuan, menjelang ajalnya si kader itu, setan akan datang mengganggu dengan berbagai penyakit aneh. Ada-ada saja ulah setan untuk membuatnya menderita terakhir kalinya. Kita menyebutnya ‘susah mati’. Padahal itu adalah trik licik dan jahat dari setan, menyiksa orang yang sudah dekat ajalnya.

Lalu lewat para dukun yang bekerja sebagai agen pemasaran jemaah setan, disyaratkanlah harus ada ‘ritual’ pelepasan kekuatan gaib. Kalau tidak, maka yang bersangkutan akan menderita. Padahal memang sudah menderita, dan sebenarnya akan dibuat lebih menderita selama-lamanya.

Jadi semua itu hanya tipuan mentah ulah setan. Seolah-olah harus ada upacara ‘ritual’ untuk pelepasan ilmu sakti. Tentunya ritual itu, lagi-lagi, sebuah bentuk amal yang menyekutukan Allah serta mendatangkan murka-Nya.

Misalnya lewat persembahan (baca: berkurban) kepada setan, atau dengan ritual darah yang najis, atau setidaknya dengan beragam bentuk kemaksiatan yang ujung-ujungnya hanya membuat semakin jauh dari ridha Allah.

Sayangnya, banyak orang tidak mengerti apa maksud ritual pelepasan ilmu gaib itu. Sehingga alih-alih menyelamatkan calon jenazah, yang terjadi malah jenazah itu langsung masuk neraka dengan terjun bebas, tanpa lewat proses lagi. Naudzubillah tsumma naudzubillah.(inilah)


Tentang ahmad pendra

“Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada”

Lihat Juga

Inilah Manfaat Makan Perlahan Dengan Diawali Doa

serambiMINANG.com – Di zaman cepat seperti ini, kita sering lupa berdoa bahkan ketika akan makan. …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: