Beranda / Berita / Solidaritas Alumni, Solusi Pembiayaan Kuliah Mahasiswa Berprestasi Kurang Mampu

Solidaritas Alumni, Solusi Pembiayaan Kuliah Mahasiswa Berprestasi Kurang Mampu

IMG-20160808-WA0000serambiMINANG.com – Tahun ajaran baru 2016 untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia akan dimulai. Seperti biasanya, saat tahun ajaran baru adalah saat dimana akan muncul wajah-wajah baru di seluruh Universitas. Wajah wajah baru siswa-siswa SMA/SLTA yang telah lulus masa pendidikan wajib sembilan tahun yang juga telah lolos ujian seleksi perguruan tinggi.

Siswa-siswi yang telah lolos masuk perguruan tinggi telah diuji dengan berbagai macam ujian dan dengan persaingan yang sangat ketat. Hanya ratusan yang diterima dari puluhan ribu peserta yang mendaftar. Untuk beberapa Jurusan, terutama yang terbilang Favorit tentu sangat terasa aura persaingannya. Setelah melewati proses yang panjang, inilah saat yang ditunggu yaitu diumumkannya siswa-siswi yang lolos untuk masuk perguruan tinggi.Namun, saat nama telah terpampang di pengumuman kelulusan, maka saat itu juga muncul masalah baru, yaitu masalah biaya kuliah.Seperti yang kita ketahui, Universitas Negeri merupakan kampus nya rakyat, hampir seluruh mahasiswa nya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Dan juga dibandingkan dengan Universitas Swasta biaya kuliah di universitas negeri relatif lebih murah.


Namun ditengah realitas seperti itu, bertambah lagi permasalahan di kampus negeri, yaitu berkurangnya kuota penerima beasiswa bidik misi. Di tahun-tahun sebelumnya, Universitas Andalas mendapatkan kuota sebanyak 1500 orang penerima bidik misi, namun di tahun 2016 ini terjadi pengurangan drastis hingga ke angka 500-an penerima beasiswa bidik misi sesuai peraturan pemerintah http://belmawa.ristekdikti.go.id/2016/06/02/pengumuman-penjelasan-kuota-bidikmisi-tahun-2016/ dan yang terjadi di Universitas Andalas seperti yang tertulis dalam artikel berikut http://harianhaluan.com/mobile/detailberita/56891/kuota-bidikmisi-ditambah-universitas-andalas-belum-terima-kepastian.

Baca :   Alhamdulillah Bisnis Makanan Halal Di AS Terus Berkembang

Saat impian dan cita-cita sudah di depan mata untuk meraihnya, namun terbentur masalah biaya sehingga banyak Calon Mahasiswa yang mundur teratur dan tak jadi melanjutkan pendidikannya padahal beberapa dari mereka tergolong siswa yang cerdas.

Universitas Negeri adalah kampusnya rakyat! Mendesak Pemerintah untuk mengembalikan kuota penerima beasiswa bidik misi pun bukan menjadi solusi yang tepat, oleh karena itu saat nya Alumni ?turun tangan? untuk turutp andil dalam membantu biaya kuliah para Mahasiswa baru di Universitas Andalas.
Untuk itulah, Alumni Teknik Mesin Universitas Andalas angkatan 2009 hadir menjadi pionir untuk mendorong para Alumni untuk melakukan suatu gerakan sosial. Dengan sistem kekeluargaan yang kuat dan diatur dengan prinsip profesionalisme, alumni teknik mesin unand 2009 secara konsisten memberikan iuran per bulan yang nantinya digunakan sebagai beasiswa bagi adik-adik Mahasiswa baru yang terbentur masalah pembiayaan kuliah di Jurusan Teknik Mesin.

Sistem penyaluran beasiswa ini sendiri telah bekerja sama dengan pihak Jurusan Teknik Mesin Unand. Sehingga terjadi hubungan yang baik antara Mahasiswa, Pihak Jurusan serta para Alumni.
Selain membantu dalam hal finansial, sistem seperti ini juga diharapkan dapat semakin memperkuat sinergisitas Antara Alumni dengan Jurusan Teknik Mesin masing-masing angkatan pada khususnya dan mungkin dengan Jurusan Teknik yang lain pada umumnya. Inilah wujud balas budi Kita kepada Almamater yang telah mendidik dan membentuk kita menjadi manusia sukses.


Tentang Fahmi Achta Pratama

Sang Musafir Yang Harus dan Terus Berjalan.

Lihat Juga

Kemerdekaan, Girlband, dan Musuh Pendidikan

Disekolah, seperti biasa saya dan beberapa orang guru biasanya agak nyinyir betapa pentingnya akhlak atau …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: