Beranda / Berita / Tour de Singkarak 2016 Dinilai Kompetitif, Ini Alasannya

Tour de Singkarak 2016 Dinilai Kompetitif, Ini Alasannya

tour-de-singkarakserambiMINANG.com – Tour de Singkarak 2016tinggal menyisakan satu etape. Sejauh ini kejuaraan balap sepeda jalan raya di Sumatera Barat itu dinilai cukup kompetitif.

TdS menyuguhkan trek yang berbeda setiap tahunnya. Kali ini TdS menawarkan delapan etape dengan jarak tempuh mencapai 1.074 kilometer. Ada 19 tim yang ambil bagian, dengan enam di antaranya adalah tim lokal.

Setelah etape ketujuh terlewati, ada 78 pebalap yang masih bertahan. Sebanyak 15 tim masih berhasil mempertahankan minimal tiga pebalapnya sebagai syarat untuk bertarung pada kategori tim.

Dalam tujuh etape yang telah terlewati, TdS memunculkan juara-juara yang berbeda setiap etapenya. Etape ketujuh menjadi milik Saxon Irvine dari Data #3 Cisco Racing Team. Rekan satu timnya, Dylan Newberry, menjadi juara etape pertama.

Etape kedua menjadi milik Rahim Emami dari Pishgaman Cycling Team, etape tiga dimenangkan Ricardo Garcia dari Kinan Cycling Team. Adapun etape empat menjadi milik Amir Kolahdouz dari Pishgaman, etape lima Kritsada Changpad dari Singha Infinite dan etape enam dimenangi Jang Jyunggu dari Korail Cyling Team.

“Nama-nama juara etape yang bergantian menunjukkan kalau balapan ini diikuti oleh tim yang mempunyai kekuatan hampir berimbang. Panitia cukup selektif dalam memenutukan tim yang ikut serta,” kata Jamaludin Mahmood, race director Tour de Singkarak.

Baca :   Kabut Asap Jadi Ajang Pencitraan, Jokowi Dituntut PMII Jangan Sekedar Memantau

“Kalau melihat kemampuan tim lokal, hanya nasib mereka saja kurang bagus. Tapi faktanya kan pebalap-pebalap Indonesia bisa memberikan persaingan, seperti Dadi Suryadi yang menempati peringkat dua klasemen umum meskipun dia memperkuat Terengganu Cycling Team. Begitu pula Jamalidin Novardianto dan Odi Purnomo Setiawan,” tutur Jamaludin.

Hingga TdS etape ketujuh, pebalap Pishgaman Cycling Team Iran, Amir Kolahdouz, masih jadi yang terkuat. Dia menguasai tiga jersey sekaligus: yellow jersey, polka dot jersey, dan green jersey. Sementara, jersey merah putih masih menjadi milik Dadi.

Pada persaingan tim, papan klasemen tiga besar ditempati Pishgaman, Kinan, dan 7 Eleven Sava RBP. Tim nasional Indonesia ada di urutan kelima, tepat di bawah Terengganu Cycling Team. Dalam persaingan tim lokal, timnas menempati urutan pertama, KFC kedua, dan RCC Banyuwangi ada di peringkat ketiga.(detik)


Tentang han

Sedang BELAJAR.... dan terus BELAJAR

Lihat Juga

Tanggapi #AksiBakarLilin untuk Ahok #

serambiMINANG.com – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan dalam cuitannya di twitter tentang aksi bakar …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: