Beranda / Berita / Dominasi Mahasiswa Dari Fakultas di BEM UNP

Dominasi Mahasiswa Dari Fakultas di BEM UNP

serambiminang.com – Pewarisan kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan dalam sebuah organisasi di lembaga eksekutif, terkususnya di lembaga Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Padang (BEM UNP). Organisasi periodik ini hanya memungkinkan untuk memimpin selama satu tahun masa jabatan, sehingga kemungkinan untuk memimpin dalam rentang waktu yang lama itu mustahil untuk dilakukan tanpa adanya sebuah aturan atau legalitas yang kuat. Jadi, setiap tahun akan terjadi pemilahan umum dan pergantian kepemimpinan didalam organisasi ini. Sebagai sebuah lembaga eksekutif tentu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) untuk menjalankan roda organisasi. SDM disini diambil dari kalangan mahasiswa yang aktif kuliah mulai dari semester 3 hingga semester 8. Di UNP sendiri jumlah mahasiswa yang aktif tercatat 34.773 mahasiswa dari delapan fakultas yang ada, angka ini berdasarkan dari jumlah pemilih pada pemilu 5 Desember 2018. Dari jumlah yang besar ini, berapa persenkah minat mahasiswa untuk terjun di lembaga eksekutif ? Pada periode BEM UNP Kabinet Aksi Harmoni yang dipimpin oleh saudara Tanzilal Wanda Rizki dan Joni Karnando, jumlah seluruh pengurus BEM UNP lebih kurang 127 mahasiswa dari 8 fakultas, jumlah ini berdasarkan hasil open rekrutmen dan pelantikan yang dilakukan sebelum terjadinya reshuffle dan penambahan anggota muda untuk dimagangkan di BEM UNP.

Dari seluruh jumlah pengurus BEM UNP Kabinet Aksi Harmoni terlihat dominasi perwakilan mahasiswa fakultas. Nah, untuk keseluruhan fakultas yang ada, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menjadi penyumbang terbesar SDM di dalam kabinet ini. Hal ini terbukti di salah satu kementrian, yaitu Kementerian Luar Universitas (Kemenlu) dengan 11 anggota yang ada, didominasi oleh 5 orang dari FMIPA, 3 orang dari FT, 1 orang dari FIK, 1 orang dari FIS, dan 1 orang dari FIP. Disini terlihat sekali bahwa hampir setengah dari jumlah anggota kementerian ini berasal dari FMIPA. Dan mungkinkah sudah saatnya FMIPA memimpin lembaga eksekutif ini ?Dominasi FMIPA ini berbanding terbalik di tataran Pimpinan BEM UNP Kabinet Aksi Harmoni, dimana sebagian besar Pimpinan DPH/Menteri/Kepala Biro didominasi oleh mahasiswa Fakutas Teknik. Dari 16 orang pimpinan yang ada terdapat sekitar 6 orang pimpinan yang berasal dari Fakultas Teknik, 3 dari FIS, 2 dari FMIPA, 2 dari FIP, 1 dari FBS, 1 dari FE, dan 1 dari FPP. Jumlah ini berdasarkan Surat Keputusan terakhir Presiden Mahasiswa BEM UNP. Pada pemiliham umum Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa yang dilaksankan pada tanggal 5 Desember 2018, saudara Indra Kurniawan dan Ahlul Aulianur menang telak setelah berhasil meraup 9229 suara. Indra Kurniawan sendiri merupakan mahasiswa Jurusan Matematika angkatan 2015 dan terakhir menjabat sebagai Gubernur BEM FMIPA. Akhirnya dominasi mahasiswa FMIPA di BEM UNP yang selama ini lebih banyak berada di anggtoa/staf ahli kini memunculkan reprsentasinya pada sosok Indra Kurniawan. Pertanyaan selanjutnya adalah dengan pemimpin baru dari FMIPA ini, dominasi mahasiswa FMIPA di BEM UNP akan semakin banyak atau bekurang. Begitupun ditataran pimpinan yang akan terbentuk dalam beberapa hari kedepan, ditengah menurunnya gelora semangat mahasiswa untuk berorganisasi. Semoga dalam open rekrutment nantinya antusias mahasiswa untuk mendaftar di BEM UNP semakin meningkat dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Harapannya, kabinet baru yang akan terbentuk nantinya merupakan perwujudan dari energi baru dan semangat baru yang di gagas oleh Presiden BEM UNP untuk kemajuan kampus Alam Takambang Jadi Guru. sebab BEM UNP bukan hanya milik satu golongan, bukan milik satu persekongkolan, dan bukan milik satu fakultas saja. Karna BEM UNP adalah milik kita bersama, milik kita yang menyandang alamamater kuning dibadannya. (Mifthakhul Muslih – Teknik Sipil 2015)

Baca :   Liga Pendidikan Indonesia Kota Padang Telah Membuahkan Pemenang

Tentang Fahmi Achta Pratama

Sang Musafir Yang Harus dan Terus Berjalan.

Lihat Juga

ACN: “Hentikan Pembahasan RUU P-KS”

serambiminang.com – “DPR harus menghentikan pembahasan RUU P-KS selamanya.Jangan ada lagi RUU yang menihilkan Pancasila …

Tinggalkan Balasan